Home Viral Viral Video Yusuf Mansur, Ini Kontroversinya

    Viral Video Yusuf Mansur, Ini Kontroversinya

    279
    0

    ustaz yusuf mansyur marah

    Viral Video Yusuf Mansur

    Sumut – Video pendek yang memperlihatkan ustaz Yusuf Mansur meluapkan emosinya dikala menggambarkan soal keadaan keuangan Paytren belum lama tersebar luas. Pada potongan video yang tersebar, ia hingga menggebrak meja di depannya.

    Nyatanya potongan video itu berasal dari salah satu video yang diunggah di kanal YouTube Paytren Official pada 26 Agustus 2021 kemudian. Video berdurasi 1 jam 19 menit serta 34 detik itu berisi sambutan Yusuf Mansur pada kegiatan sewindu industri serta sampai saat ini tercatat sudah ditonton sampai 86, 724 kali serta menemukan klik like oleh 703 warganet.

    “ Aku perlu uang Rp 1 triliun buat ngerjain Paytren, dapat? Ingin Kamu patungan? Ingin? Kalaupun ingin serta aku terima uang Kamu, hingga aku hendak terus menjadi bermasalah hari ini,” kata Yusuf Mansur semacam dilansir dari unggahan video tersebut.” Hingga seperti itu aku ngamen, aku ngasong, demi siapa? demi Kamu seluruh, demi satu nama, Paytren.”

    Pada awal mulanya Yusuf Mansur mendirikan PT Veritra Internasional pada 10 Juli 2013, serta menemukan pengesahan dari Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Universal, 31 Juli 2013. PT Veritra Internasional setelah itu sediakan layanan jasa keuangan dengan nama Virtual Payment ataupun V- Pay.

    PT Veritra Internasional sediakan jasa pembelian pulsa, token listrik, serta sebagainya lewat gawai. Buat mendaftar, pelanggan, yang setelah itu diucap mitra, wajib membayar Rp 275 ribu.

    Paytren di dasar naungan Veritra Internasional itu setelah itu berperan selaku anjungan tunai mandiri duit elektronik( e- money) berupa digital aplikasi yang bergerak dalam bidang pembayaran online. Beberapa tagihan yang dapat dibayar melalui Paytren merupakan listrik, air PAM, tiket pesawat, kereta api, bus, travel, voucher permainan, sedekah sampai bermacam kebutuhan yang lain.

    Selanjutnya, Yusuf Mansur melalui PT PayTren Peninggalan Manajemen( PAM) timbul di pasar modal syariah Indonesia semenjak 24 Oktober 2017. Semenjak formal memperoleh izin selaku industri pengelola investasi syariah, PAM ialah Manajer Investasi syariah awal di Indonesia selaku implementasi dari rencana OJK memperluas pasar modal syariah di Tanah Air.

    Semenjak didirikan, bisnis Paytren tidak lepas dari polemik. Berikut sebagian di antara lain:

    1. Fintech Syariah Pertama

    Pada akhir Juli 2017, Pimpinan Majelis Ulama Indonesia ataupun MUI, Maruf Amin dikala itu membenarkan soal legalitas investasi syariah Paytren diresmikan oleh OJK. MUI tidak ketahui gimana status legalitas Paytren secara kelembagaan dalam regulasi.

    ” Jadi dapat saja cocok syariah, tetapi tidak sah. Dapat kebalikannya, sah tetapi tidak cocok syariah,” kata Maruf.

    Selanjutnya, pada dini Agustus tahun 2017, MUI menyerahkan sertifikat syariah ke Paytren sehabis lewat proses pilih yang ketat. Dengan begitu, aplikasi pembayaran ini tercatat selaku yang aplikasi pembayaran syariah awal di Indonesia.

    2. Dibekukan BI sebab Permasalahan Perizinan

    Dalam perjalanannya, Paytren pernah mengalami perkara perizinan pada tahun 2017. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dikala itu tegas mengatakan, Paytren bila mau melaksanakan bisnis duit elektronik buat transaksi antar institusi ataupun on us serta menghimpun dana sampai di atas Rp 1 miliyar, senantiasa wajib memohon izin.

    ” Kecuali tidak terdapat penghimpunan dana besar serta cuma dipakai golongan sendiri,” kata Agus Marto pada 7 Oktober 2017 silam. Dengan menghimpun dana warga besar, BI wajib mengkaji standar pembedahan serta tata kelola manajemen resiko juga wajib baik serta telah cocok peraturan bank sentral.

    Bank Indonesia kemudian membekukan bisnis duit elektronik Paytren, tetapi buat bisnis buat industri e- commerce masih diizinkan melaksanakan transaksi. Buat transaksi pula dapat memakai tunai, debit, ataupun yang yang lain.

    Dikala itu Yusuf Mansur berlagak kooperatif serta berinisiatif menghadiri Bank Indonesia dalam mengurus perizinan tersebut.

    Ia juga pula sempat mengklarifikasi terhadap tudingan miring terhadap Paytren.

    Selanjutnya, Otoritas Jasa Keuangan ataupun OJK pada akhir Oktober 2017 menerbitkan izin usaha industri dampak ke PT Paytren Peninggalan Manajemen.

    3. Berencana IPO di BEI

    Yusuf Mansur berencana bawa Paytren buat melaksanakan penawaran universal saham perdana di BEI ataupun IPO. Perihal tersebut di informasikan pada pertengahan Januari 2021.

    ” Kami hendak mengawali dengan konsultasi ke Otoritas Jasa Keuangan( OJK) serta Bank Indonesia( BI). Sembari memohon izin pula pastinya. Kawan- kawan di Paytren pula lagi lagi mempersiapkan hal- hal teknis dini. Bismillaah… Walhamdulillaah… Percaya Tanpa Ragu,” ucap Yusuf Mansur, 16 Januari 2021.

    Pada peluang selanjutnya, dia kembali melaporkan niatnya tersebut.” Doain ya, mudah- an Paytren dapat IPO di September( 2021),” ucapnya, 29 Januari 2021.

    4. Digugat Karyawan sebab Tunggakan Gaji

    Paytren digugat oleh 14 karyawannya yang sudah dirumahkan. Alibi penggugatan ini diprediksi sebab karyawan belum pula memperoleh pendapatan sepanjang berbulan- bulan. Apalagi terdapat yang mengaku belum digaji sampai 20 bulan lamanya.

    Mereka mengajukan gugatan bipartit kepada PT Veritra Sentosa International pada 13 April 2022. Bagi data yang dikumpulkan, para karyawannya itu sampai saat ini masih menunggu kepastian pendapatan mereka dengan mengambil langkah hukum.

    Sumber : https://bisnis.tempo.co/ 09-04-2022

    Next articleAksi Mahasiswa Lawan Elite Tua Rakus, Menko Itu Harusnya Mundur Ujar Masinton Pasaribu

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here