Menu
RSS
 Vihara Huat Cu Keng Korban Amuk Massa

Vihara Huat Cu Keng Korban Amuk Massa

Sumutdaily | Tanjungbalai ~ Pembakaran V...

Rusuh Vihara Jadi Korban

Rusuh Vihara Jadi Korban

Sumutdaily | TanjungBalai ~ Kerusuhan be...

Kerusuhan di Tanjungbalai Versi Polda

Kerusuhan di Tanjungbalai Versi Polda

Sumutdaily | Tanjungbalai ~ Keberagaman ...

Singkat Namun Sangat Bermanfaat

Singkat Namun Sangat Bermanfaat

Sumutdaily | Inggris ~ Abdullah Roll...

Begal Masih Merajalela

Begal Masih Merajalela

Sumutdaily | Medan ~ Komplotan begal di ...

Jual Motor Pinjaman

Jual Motor Pinjaman

Sumutdaily | Medan ~ Akibat tidak punya ...

Kritik PPDB Diancam Bunuh

Kritik PPDB Diancam Bunuh

Sumutdaily | Medan&nbs...

Pembegal Monang Diringkus Polisi

Pembegal Monang Diringkus Polisi

Sumutdaily | Medan ~ Aparat kepolisian K...

1200 Peserta Meriahkan MTQ ke 26

1200 Peserta Meriahkan MTQ ke 26

Sumutdaily | Mataram ~ Direktur Penerang...

Kabinet Jokowi Jilid II

Kabinet Jokowi Jilid II

Sumutdaily | Jakarta ~ Presiden Joko Wid...

Prev Next

Perseteruan jabatan Kepsek di SMPN 44 Medan. DPRD Medan Segera Panggil Disdik dan Kepsek SMPN 44

ilustrasi DPRD MedanSumutDaily.ComIMedan. Perseteruan terkait jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 44 Medan, Sumatera Utara (Sumut) mengundang keprihatinan kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan.

Dewan menilai, persoalan meruncing karena ketidaktegasan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin menjalankan Surat Keputusan (SK). Akibatnya, orang tua dan para siswa menjadi korban yang menimbulkan proses belajar mengajar menjadi kedala.

“Masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut larut dan harus disikapi serius karena mengganggu kenyamanan siswa belajar. Kita (DPRD Medan red) akan panggil Dinas Pendidikan dan Kepsek yang berseteru untuk dimintai keterangan. Pada prinsipnya kita tetap mengacu pada peraturan yang ada,” jelas anggota Komisi B DPRD Medan, Yahya Payungan Lubis kepada wartawan di gedung dewan,  Rabu (04/09/2013).

Ditambahkan Yahya, bagi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus siap ditempatkan dimana saja. Sedangkan jika ada persoalan lain (pribadi) tidak boleh dicampuraduk dengan dinas. Dalam hal ini Plt Walikota Medan diminta agar dapat mempertimbangkan kepentingan umum.

Plt Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin harus bisa menjaga marwah pemerintah. SK yang sudah dikeluarkan harus ditindaklanjuti. “Sungguh tragis jika ada PNS yang membangkang perintah atasan. Kita mendukung Plt Walikota Medan memberikan sanksi tegas,” ujar Politisi Demokrat ini.

Sebelumnya Yahya sudah mendesak Dzulmi Eldin bertindak tegas menjalankan SK perpindahan Dermawati selaku Kepsek SMPN 44 Medan. Dimana sejak tanggal 6 Mei 2013 lalu, Dermawati sudah dipindahkan ke SMPN 31 Medan sesuai SK Wali Kota Medan, Rahudman Harahap No.821.4/924.K.

Bahkan, Yahya menyarankan jika ada oknum yang menghalangi/melawan SK Walikota Medan diharapkan dapat mengkerahkan Satpol PP dan pihak keamanan untuk mengantisipasi keributan. Ini juga pembelajaran bagi semua pihak agar dapat lebih hati hati menjalankan tugas.(aw)

Foto : Ilustrasi