Menu
RSS
Nyambi Nulis Togel, Warga Sidomukti Nginap Di Hotel Prodeo

Nyambi Nulis Togel, Warga Sido…

Sumutdaily.com,Asahan: Me...

Tim Khusus Anti Bandit Polres Asahan Gagalkan Penggelapan Truck Ekspedisi

Tim Khusus Anti Bandit Polres …

Sumutdaily.com ,Asahan Ba...

Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Dukung Pembangunan Tol Medan Binjai

Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi…

Sumutdaily.Com|Medan. Ang...

Sat Narkoba Polres Asahan Bekuk Kurir Shabu

Sat Narkoba Polres Asahan Beku…

Sumutdaily.com,Asahan: Sa...

Mengaku Ingin Bayar Hutang, Pemuda Pengangguran Larikan Mobil Pemilik Kos

Mengaku Ingin Bayar Hutang, Pe…

Sumutdaily.com,Asahan: Ti...

Curi Sepeda Motor, Karena Tidak Memiliki Pekerjaan Tetap

Curi Sepeda Motor, Karena Tida…

Sumutdaily.com,Asahan: Ke...

Tim Anti Bandit Polres Asahan Ungkap Sendikat Curanmor

Tim Anti Bandit Polres Asahan …

Sumutdaily.com,Asahan:Tim...

Ikan Seram Jadi Santapan

Ikan Seram Jadi Santapan

Sumutdaily.Com ~ JEPANG t...

Baru 4 Fraksi Lapor Ke Sekwan Medan

Baru 4 Fraksi Lapor Ke Sekwan …

Sumutdaily.Com | Medan ~ ...

Satu Tahun Masuk Penjara

Satu Tahun Masuk Penjara

Sumutdaily.Com | Medan ~&...

Prev Next

iklan 137 banner-yamaha-tengah

Bom Pos Buat Sibuk Poldasu Tingkatkan Pengamanan

pelaku bom posoSumutdaily.ComIMedan. Insiden bom bunuh diri di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/6) kemarin, berekses hingga ke Sumatera Utara (Sumut).

Karena peristiwa itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) kemudian melakukan antisipasi dengan cara, meningkatkan pengawasan baik di markas komando (mako) maupun di asrama polisi (aspol).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Poldasu, Kombes. Heru Prakoso, Selasa (4/6).

Dalam kesempatan tersebut, Heru menjelaskan, selain meningkatkan pengamanan di wilayah hukum (wilkum) Poldasu, peningkatan pengaman tersebut juga dilakukan di wilayah-wilayah satuan yang ada di seluruh polres se-jajaran Poldasu.

"Adapun bentuk peningkatanya, diseluruh mako polisi jajaran Poldasu. Akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Saya mohon pengertian dan kesadaran masyarakat akan hal ini. Memang, kantor Polisi adalah tempat melayani masyarakat, tetapi dengan adanya situasi sekarang ini, diharapkan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Heru.

Heru mengakui, saat ini pelaku terorisme mengarah kepada aparat Kepolisian. Namun perlu diingat, yang berada di kantor polisi itu bukan hanya polisi saja, tapi juga masyarakat.

"Tentunya kita juga tidak menginginkan hal-hal yang merugikan tersebut terjadi. Karena hanya akan menimbulkan korban jiwa, baik di kepolisian maupun di masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Sekali lagi, Heru meminta kepada masyarakat, untuk tidak berasumsi lain, jika sekarang masuk ke kantor polisi diperketat. Tidak hanya kejadian di Poso saja, termasuk di seluruh polda di Indonesia. Secara langsung, lanjut Heru, pihaknya akan melakukan imbauan-imbauan dan mengeluarkan perintah-perintah kepada wilayah-wilayah untuk melaksanakan pengawasan.

"Pengawasan itu adalah meningkatkan penjagaan, baik itu di kantor kepolisian dan lainnya. Dan bagi anggota yang tidak melaksanakanya, akan kita kenakan sanksi. Sebagai contoh, bagi anggota yang tidak melaksanakan piket pada malam hari akan diberikan sangsi disiplin," tandasnya.(aw)