Menu
RSS
Personil BNN Tanjung Balai Kongkalikong Lepas Bandar Narkoba

Personil BNN Tanjung Balai Kon…

Sumutdaily.com,Asahan : Citra Badan Nark...

Polres Asahan Musnahkan 10 Ton Bawang

Polres Asahan Musnahkan 10 Ton…

Sumutdaily.com,Asahan : Kepolisian Resor...

Kapolres Asahan Terima Kado Terindah di Akhir Jabatannya

Kapolres Asahan Terima Kado Te…

Sumutdaily.com,Asahan : Satuan reserse k...

Jual Tanah Dan Rumah Untuk Syiar Agama Islam

Jual Tanah Dan Rumah Untuk Syi…

Sumutdaily | Medan ~ Untuk mengembangkan...

Cabuli Anak Tiri Selama 4 Tahun, Seorang Bapak  Diciduk  Polisi

Cabuli Anak Tiri Selama 4 Tahu…

Sumutdaily.com,Asahan : Syamsul Bahri, P...

Muslim Simbolon MA menjadi rival terberat incumbent

Muslim Simbolon MA menjadi riv…

Sumutdaily.com,Asahan : Maju sebagai kan...

Memahami Demokrasi

Memahami Demokrasi

Sumutdaily | Medan ~ Berbi...

Dugaan Mark Up Pembangunan Masjid Agung Kisaran , APC Minta Kejatisu Segera Periksa Taufan Gama

Dugaan Mark Up Pembangunan Mas…

Sumutdaily.com,Asahan : Setelah sebelumn...

Terkait Dugaan Mark-Up Pembangunan Masjid Agung, Kejatisu Periksa Ketua DPRD Asahan

Terkait Dugaan Mark-Up Pembang…

Sumutdaily.com,Asahan : Ketua DPRD Asaha...

Polisi Main Tembak Akhirnya Bunuh Diri

Polisi Main Tembak Akhirnya Bu…

Sumutdaily | Sergei ~ Kejadian tragis ya...

Prev Next

Bom Pos Buat Sibuk Poldasu Tingkatkan Pengamanan

pelaku bom posoSumutdaily.ComIMedan. Insiden bom bunuh diri di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/6) kemarin, berekses hingga ke Sumatera Utara (Sumut).

Karena peristiwa itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) kemudian melakukan antisipasi dengan cara, meningkatkan pengawasan baik di markas komando (mako) maupun di asrama polisi (aspol).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Poldasu, Kombes. Heru Prakoso, Selasa (4/6).

Dalam kesempatan tersebut, Heru menjelaskan, selain meningkatkan pengamanan di wilayah hukum (wilkum) Poldasu, peningkatan pengaman tersebut juga dilakukan di wilayah-wilayah satuan yang ada di seluruh polres se-jajaran Poldasu.

"Adapun bentuk peningkatanya, diseluruh mako polisi jajaran Poldasu. Akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Saya mohon pengertian dan kesadaran masyarakat akan hal ini. Memang, kantor Polisi adalah tempat melayani masyarakat, tetapi dengan adanya situasi sekarang ini, diharapkan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Heru.

Heru mengakui, saat ini pelaku terorisme mengarah kepada aparat Kepolisian. Namun perlu diingat, yang berada di kantor polisi itu bukan hanya polisi saja, tapi juga masyarakat.

"Tentunya kita juga tidak menginginkan hal-hal yang merugikan tersebut terjadi. Karena hanya akan menimbulkan korban jiwa, baik di kepolisian maupun di masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Sekali lagi, Heru meminta kepada masyarakat, untuk tidak berasumsi lain, jika sekarang masuk ke kantor polisi diperketat. Tidak hanya kejadian di Poso saja, termasuk di seluruh polda di Indonesia. Secara langsung, lanjut Heru, pihaknya akan melakukan imbauan-imbauan dan mengeluarkan perintah-perintah kepada wilayah-wilayah untuk melaksanakan pengawasan.

"Pengawasan itu adalah meningkatkan penjagaan, baik itu di kantor kepolisian dan lainnya. Dan bagi anggota yang tidak melaksanakanya, akan kita kenakan sanksi. Sebagai contoh, bagi anggota yang tidak melaksanakan piket pada malam hari akan diberikan sangsi disiplin," tandasnya.(aw)