Menu
RSS
Muhri Fauzi : Semoga Usulan Interpelasi Bisa Didukung Mayoritas Anggota DPRD Sumut

Muhri Fauzi : Semoga Usulan In…

Sumutdaily.Com|Medan. Senin 20/4/2015, D...

Akhirnya Pembegal Itu Ketangkap Juga

Akhirnya Pembegal Itu Ketangka…

Sumutdaily.com,Asahan : Dua pelaku begal...

Mendapatkan Kebenaran dengan Islam

Mendapatkan Kebenaran dengan I…

Sumutdaily | Freiburg ~ Muslimah cantik ...

UMKM Banten Pameran Batu Cincin

UMKM Banten Pameran Batu Cinci…

Sumutdaily | Serang ~ Kegiatan yang yang...

15 Tahun Untuk Ayah Bejad

15 Tahun Untuk Ayah Bejad

Sumutdaily | Medan ~ Kasus ayah  MR...

Ancaman Pidana Main Hakim Sendiri

Ancaman Pidana Main Hakim Send…

Sumutdaily | Medan ~ Main hakim sendiri ...

Rapat Konsolidasi Golkar Di Medan Ricuh

Rapat Konsolidasi Golkar Di Me…

Sumutdaily | Medan ~  Rapat konsoli...

Koruptor Merusak Bangsa

Koruptor Merusak Bangsa

Sumutdaily | Medan ~ Sampai saat ini neg...

Mengharap Razia Terus Menetap

Mengharap Razia Terus Menetap

Sumutdaily | Belawan ~ Sebagaimana diket...

Masyarakat Dukung TNI Polri

Masyarakat Dukung TNI Polri

Sumutdaily | Medan Labuhan ~ Sejumlah wa...

Prev Next

Bom Pos Buat Sibuk Poldasu Tingkatkan Pengamanan

pelaku bom posoSumutdaily.ComIMedan. Insiden bom bunuh diri di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/6) kemarin, berekses hingga ke Sumatera Utara (Sumut).

Karena peristiwa itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) kemudian melakukan antisipasi dengan cara, meningkatkan pengawasan baik di markas komando (mako) maupun di asrama polisi (aspol).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Poldasu, Kombes. Heru Prakoso, Selasa (4/6).

Dalam kesempatan tersebut, Heru menjelaskan, selain meningkatkan pengamanan di wilayah hukum (wilkum) Poldasu, peningkatan pengaman tersebut juga dilakukan di wilayah-wilayah satuan yang ada di seluruh polres se-jajaran Poldasu.

"Adapun bentuk peningkatanya, diseluruh mako polisi jajaran Poldasu. Akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Saya mohon pengertian dan kesadaran masyarakat akan hal ini. Memang, kantor Polisi adalah tempat melayani masyarakat, tetapi dengan adanya situasi sekarang ini, diharapkan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Heru.

Heru mengakui, saat ini pelaku terorisme mengarah kepada aparat Kepolisian. Namun perlu diingat, yang berada di kantor polisi itu bukan hanya polisi saja, tapi juga masyarakat.

"Tentunya kita juga tidak menginginkan hal-hal yang merugikan tersebut terjadi. Karena hanya akan menimbulkan korban jiwa, baik di kepolisian maupun di masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Sekali lagi, Heru meminta kepada masyarakat, untuk tidak berasumsi lain, jika sekarang masuk ke kantor polisi diperketat. Tidak hanya kejadian di Poso saja, termasuk di seluruh polda di Indonesia. Secara langsung, lanjut Heru, pihaknya akan melakukan imbauan-imbauan dan mengeluarkan perintah-perintah kepada wilayah-wilayah untuk melaksanakan pengawasan.

"Pengawasan itu adalah meningkatkan penjagaan, baik itu di kantor kepolisian dan lainnya. Dan bagi anggota yang tidak melaksanakanya, akan kita kenakan sanksi. Sebagai contoh, bagi anggota yang tidak melaksanakan piket pada malam hari akan diberikan sangsi disiplin," tandasnya.(aw)