Menu
RSS
Bupati Sergai Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir

Bupati Sergai Serahkan Bantuan…

Sumutdaily.com I Sipispis...

Penghuni Kontrakan Jual Narkoba

Penghuni Kontrakan Jual Narkob…

Sumutdaily.com,Asahan : P...

Perampok Toko Emas di Dor

Perampok Toko Emas di Dor

Sumutdaily.com,Asahan : K...

Walikota Medan Harus Serius Tangani Pasar Timah

Walikota Medan Harus Serius Ta…

Sumutdaily | Medan ~ Komi...

Lampu Jalan Padam Lapor Ke Dewan

Lampu Jalan Padam Lapor Ke Dew…

Sumutdaily | Medan ~ Selu...

Anggota DPRDSU Dituntut 2 Tahun Penjara

Anggota DPRDSU Dituntut 2 Tahu…

Sumutdaily | Medan ~ Angg...

Perda Tentang BUMD “Kebiri” Fungsi Kontrol Anggota Dewan

Perda Tentang BUMD “Kebiri” Fu…

Sumutdaily.Com|Medan. &nb...

Mengadu Ke Fraksi PPP DPR RI

Mengadu Ke Fraksi PPP DPR RI

Sumutdaily.Com | Jakarta ...

Komnas HAM Temui Walikota Medan

Komnas HAM Temui Walikota Meda…

Sumutdaily | Medan ~ Tim ...

Masyarakat Jalan Timah Mengharap Keadilan

Masyarakat Jalan Timah Menghar…

Sumutdaily | Medan ~ Meni...

Prev Next

Bom Pos Buat Sibuk Poldasu Tingkatkan Pengamanan

pelaku bom posoSumutdaily.ComIMedan. Insiden bom bunuh diri di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/6) kemarin, berekses hingga ke Sumatera Utara (Sumut).

Karena peristiwa itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) kemudian melakukan antisipasi dengan cara, meningkatkan pengawasan baik di markas komando (mako) maupun di asrama polisi (aspol).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Poldasu, Kombes. Heru Prakoso, Selasa (4/6).

Dalam kesempatan tersebut, Heru menjelaskan, selain meningkatkan pengamanan di wilayah hukum (wilkum) Poldasu, peningkatan pengaman tersebut juga dilakukan di wilayah-wilayah satuan yang ada di seluruh polres se-jajaran Poldasu.

"Adapun bentuk peningkatanya, diseluruh mako polisi jajaran Poldasu. Akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Saya mohon pengertian dan kesadaran masyarakat akan hal ini. Memang, kantor Polisi adalah tempat melayani masyarakat, tetapi dengan adanya situasi sekarang ini, diharapkan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Heru.

Heru mengakui, saat ini pelaku terorisme mengarah kepada aparat Kepolisian. Namun perlu diingat, yang berada di kantor polisi itu bukan hanya polisi saja, tapi juga masyarakat.

"Tentunya kita juga tidak menginginkan hal-hal yang merugikan tersebut terjadi. Karena hanya akan menimbulkan korban jiwa, baik di kepolisian maupun di masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Sekali lagi, Heru meminta kepada masyarakat, untuk tidak berasumsi lain, jika sekarang masuk ke kantor polisi diperketat. Tidak hanya kejadian di Poso saja, termasuk di seluruh polda di Indonesia. Secara langsung, lanjut Heru, pihaknya akan melakukan imbauan-imbauan dan mengeluarkan perintah-perintah kepada wilayah-wilayah untuk melaksanakan pengawasan.

"Pengawasan itu adalah meningkatkan penjagaan, baik itu di kantor kepolisian dan lainnya. Dan bagi anggota yang tidak melaksanakanya, akan kita kenakan sanksi. Sebagai contoh, bagi anggota yang tidak melaksanakan piket pada malam hari akan diberikan sangsi disiplin," tandasnya.(aw)