Menu
RSS
 Vihara Huat Cu Keng Korban Amuk Massa

Vihara Huat Cu Keng Korban Amuk Massa

Sumutdaily | Tanjungbalai ~ Pembakaran V...

Rusuh Vihara Jadi Korban

Rusuh Vihara Jadi Korban

Sumutdaily | TanjungBalai ~ Kerusuhan be...

Kerusuhan di Tanjungbalai Versi Polda

Kerusuhan di Tanjungbalai Versi Polda

Sumutdaily | Tanjungbalai ~ Keberagaman ...

Singkat Namun Sangat Bermanfaat

Singkat Namun Sangat Bermanfaat

Sumutdaily | Inggris ~ Abdullah Roll...

Begal Masih Merajalela

Begal Masih Merajalela

Sumutdaily | Medan ~ Komplotan begal di ...

Jual Motor Pinjaman

Jual Motor Pinjaman

Sumutdaily | Medan ~ Akibat tidak punya ...

Kritik PPDB Diancam Bunuh

Kritik PPDB Diancam Bunuh

Sumutdaily | Medan&nbs...

Pembegal Monang Diringkus Polisi

Pembegal Monang Diringkus Polisi

Sumutdaily | Medan ~ Aparat kepolisian K...

1200 Peserta Meriahkan MTQ ke 26

1200 Peserta Meriahkan MTQ ke 26

Sumutdaily | Mataram ~ Direktur Penerang...

Kabinet Jokowi Jilid II

Kabinet Jokowi Jilid II

Sumutdaily | Jakarta ~ Presiden Joko Wid...

Prev Next

Bom Pos Buat Sibuk Poldasu Tingkatkan Pengamanan

pelaku bom posoSumutdaily.ComIMedan. Insiden bom bunuh diri di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/6) kemarin, berekses hingga ke Sumatera Utara (Sumut).

Karena peristiwa itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) kemudian melakukan antisipasi dengan cara, meningkatkan pengawasan baik di markas komando (mako) maupun di asrama polisi (aspol).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Poldasu, Kombes. Heru Prakoso, Selasa (4/6).

Dalam kesempatan tersebut, Heru menjelaskan, selain meningkatkan pengamanan di wilayah hukum (wilkum) Poldasu, peningkatan pengaman tersebut juga dilakukan di wilayah-wilayah satuan yang ada di seluruh polres se-jajaran Poldasu.

"Adapun bentuk peningkatanya, diseluruh mako polisi jajaran Poldasu. Akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Saya mohon pengertian dan kesadaran masyarakat akan hal ini. Memang, kantor Polisi adalah tempat melayani masyarakat, tetapi dengan adanya situasi sekarang ini, diharapkan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Heru.

Heru mengakui, saat ini pelaku terorisme mengarah kepada aparat Kepolisian. Namun perlu diingat, yang berada di kantor polisi itu bukan hanya polisi saja, tapi juga masyarakat.

"Tentunya kita juga tidak menginginkan hal-hal yang merugikan tersebut terjadi. Karena hanya akan menimbulkan korban jiwa, baik di kepolisian maupun di masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Sekali lagi, Heru meminta kepada masyarakat, untuk tidak berasumsi lain, jika sekarang masuk ke kantor polisi diperketat. Tidak hanya kejadian di Poso saja, termasuk di seluruh polda di Indonesia. Secara langsung, lanjut Heru, pihaknya akan melakukan imbauan-imbauan dan mengeluarkan perintah-perintah kepada wilayah-wilayah untuk melaksanakan pengawasan.

"Pengawasan itu adalah meningkatkan penjagaan, baik itu di kantor kepolisian dan lainnya. Dan bagi anggota yang tidak melaksanakanya, akan kita kenakan sanksi. Sebagai contoh, bagi anggota yang tidak melaksanakan piket pada malam hari akan diberikan sangsi disiplin," tandasnya.(aw)