Menu
RSS
Bersama Umat Tegakkan Khilafah

Bersama Umat Tegakkan Khilafah

Sumutdaily | Medan ~ DPD I Hizbut Tahrir...

Yahudi Semakin Biadab

Yahudi Semakin Biadab

Sumutdaily | Yerusalem ~ Yahudisasi di s...

Mesir Panas 60 Tewas

Mesir Panas 60 Tewas

Sumutdaily | Kairo ~ Mesir sedang mengal...

Tentara AS Disambar Petir

Tentara AS Disambar Petir

Sumutdaily | Florida ~ Sebanyak 44 tenta...

Usai SKPD, KPK akan Periksa DPRD Sumut

Usai SKPD, KPK akan Periksa DP…

Sumutdaily | Jakarta ~ Komisi Pembe...

Korupsi Fikti Pertamina

Korupsi Fikti Pertamina

Sumutdaily | Medan ~ Pengadilan Tipikor ...

Poldasu DI Praperadilankan

Poldasu DI Praperadilankan

Sumutdaily | Medan ~ Tiga Pekerja PT Ola...

Dermawan Arab Sumbang Rp426,9 Triliun

Dermawan Arab Sumbang Rp426,9 …

Sumutdaily | Arab Saudi ~ Seorang miliun...

Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafiz Minta Gubsu Jangan Abaikan Hasil Reses

Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi…

Sumutdaily.Com|Medan. Anggota DPRD provi...

Saleh - Dhani Siap Pimpin Binjai

Saleh - Dhani Siap Pimpin Binj…

Sumutdaily.com|Medan. Pasangan calon wal...

Prev Next

Bom Pos Buat Sibuk Poldasu Tingkatkan Pengamanan

pelaku bom posoSumutdaily.ComIMedan. Insiden bom bunuh diri di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/6) kemarin, berekses hingga ke Sumatera Utara (Sumut).

Karena peristiwa itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) kemudian melakukan antisipasi dengan cara, meningkatkan pengawasan baik di markas komando (mako) maupun di asrama polisi (aspol).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Poldasu, Kombes. Heru Prakoso, Selasa (4/6).

Dalam kesempatan tersebut, Heru menjelaskan, selain meningkatkan pengamanan di wilayah hukum (wilkum) Poldasu, peningkatan pengaman tersebut juga dilakukan di wilayah-wilayah satuan yang ada di seluruh polres se-jajaran Poldasu.

"Adapun bentuk peningkatanya, diseluruh mako polisi jajaran Poldasu. Akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Saya mohon pengertian dan kesadaran masyarakat akan hal ini. Memang, kantor Polisi adalah tempat melayani masyarakat, tetapi dengan adanya situasi sekarang ini, diharapkan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Heru.

Heru mengakui, saat ini pelaku terorisme mengarah kepada aparat Kepolisian. Namun perlu diingat, yang berada di kantor polisi itu bukan hanya polisi saja, tapi juga masyarakat.

"Tentunya kita juga tidak menginginkan hal-hal yang merugikan tersebut terjadi. Karena hanya akan menimbulkan korban jiwa, baik di kepolisian maupun di masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Sekali lagi, Heru meminta kepada masyarakat, untuk tidak berasumsi lain, jika sekarang masuk ke kantor polisi diperketat. Tidak hanya kejadian di Poso saja, termasuk di seluruh polda di Indonesia. Secara langsung, lanjut Heru, pihaknya akan melakukan imbauan-imbauan dan mengeluarkan perintah-perintah kepada wilayah-wilayah untuk melaksanakan pengawasan.

"Pengawasan itu adalah meningkatkan penjagaan, baik itu di kantor kepolisian dan lainnya. Dan bagi anggota yang tidak melaksanakanya, akan kita kenakan sanksi. Sebagai contoh, bagi anggota yang tidak melaksanakan piket pada malam hari akan diberikan sangsi disiplin," tandasnya.(aw)