Menu
RSS
Stok Beras Kurang Pemerintah Harus Respon

Stok Beras Kurang Pemerintah H…

Sumutdaily | Medan ~ Ketua Komisi A, Rat...

Hati-Hati Awan Hujan Badan Dan Guntur Di Perairan Aceh

Hati-Hati Awan Hujan Badan Dan…

Sumutdaily | Medan ~ Meski gelombang lau...

Ahok Laporkan Anggaran Siluman

Ahok Laporkan Anggaran Siluman

Sumutdaily | Jakarta ~ Gubernur DKI Jaka...

Dirut PDAM Sumut Dipanggil Penyidik Kejatisu

Dirut PDAM Sumut Dipanggil Pen…

Sumutdaily | Medan ~ Direktur Produksi P...

Hati-Hati Hujan Badai Dan Petir

Hati-Hati Hujan Badai Dan Peti…

Sumutdaily | Medan ~ Angin di atas wilay...

Rathi Dituntut 13 Tahun Penjara

Rathi Dituntut 13 Tahun Penjar…

Sumutdaily | Medan ~ Rathi Falona hanya ...

Mantan Kadis Pendidikan Rajab Lubis Masuk Penjara

Mantan Kadis Pendidikan Rajab …

Sumutdaily | Medan ~ Mantan Kepala Dinas...

Sirkuit IMI Jalan Pancing Sudah Tidak Layak

Sirkuit IMI Jalan Pancing Suda…

Sumutdaily | Medan ~ Kondisi sirkuit IMI...

Partisipasi Masyarakat Sangat Menentukan Dalam Pemberantasan Korupsi

Partisipasi Masyarakat Sangat …

Sumutdaily | Medan ~ Pemberantasan korup...

Djan Faridz Minta Romahumuzy Tidak Banding

Djan Faridz Minta Romahumuzy T…

Sumutdaily | Jakarta ~ DPP PPP yang di...

Prev Next

Bom Pos Buat Sibuk Poldasu Tingkatkan Pengamanan

pelaku bom posoSumutdaily.ComIMedan. Insiden bom bunuh diri di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/6) kemarin, berekses hingga ke Sumatera Utara (Sumut).

Karena peristiwa itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) kemudian melakukan antisipasi dengan cara, meningkatkan pengawasan baik di markas komando (mako) maupun di asrama polisi (aspol).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Poldasu, Kombes. Heru Prakoso, Selasa (4/6).

Dalam kesempatan tersebut, Heru menjelaskan, selain meningkatkan pengamanan di wilayah hukum (wilkum) Poldasu, peningkatan pengaman tersebut juga dilakukan di wilayah-wilayah satuan yang ada di seluruh polres se-jajaran Poldasu.

"Adapun bentuk peningkatanya, diseluruh mako polisi jajaran Poldasu. Akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Saya mohon pengertian dan kesadaran masyarakat akan hal ini. Memang, kantor Polisi adalah tempat melayani masyarakat, tetapi dengan adanya situasi sekarang ini, diharapkan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Heru.

Heru mengakui, saat ini pelaku terorisme mengarah kepada aparat Kepolisian. Namun perlu diingat, yang berada di kantor polisi itu bukan hanya polisi saja, tapi juga masyarakat.

"Tentunya kita juga tidak menginginkan hal-hal yang merugikan tersebut terjadi. Karena hanya akan menimbulkan korban jiwa, baik di kepolisian maupun di masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Sekali lagi, Heru meminta kepada masyarakat, untuk tidak berasumsi lain, jika sekarang masuk ke kantor polisi diperketat. Tidak hanya kejadian di Poso saja, termasuk di seluruh polda di Indonesia. Secara langsung, lanjut Heru, pihaknya akan melakukan imbauan-imbauan dan mengeluarkan perintah-perintah kepada wilayah-wilayah untuk melaksanakan pengawasan.

"Pengawasan itu adalah meningkatkan penjagaan, baik itu di kantor kepolisian dan lainnya. Dan bagi anggota yang tidak melaksanakanya, akan kita kenakan sanksi. Sebagai contoh, bagi anggota yang tidak melaksanakan piket pada malam hari akan diberikan sangsi disiplin," tandasnya.(aw)