Menu
RSS
Keberatan Mantan Anak Buah Gatot Ditolak

Keberatan Mantan Anak Buah Gat…

Sumutdaily.Com|Medan. Jak...

LBH Medan Gelar Seminar Kebebasan Menyampaikan Pendapat Di Muka Umum

LBH Medan Gelar Seminar Kebeba…

Sumutdaily.Com|Medan. Pih...

Dinilai Tidak Serius Tangani Korupsi di Daerah, Mahasiswa Minta KPK Dibubarkan

Dinilai Tidak Serius Tangani K…

Puluhan mahasiswa yang te...

Lelang Ulang Dinyatakan Gagal, Pokja ULP Diduga Akan "PL" Kan Lelang Laptop

Lelang Ulang Dinyatakan Gagal,…

Sumutdaily.com | Aek Kano...

Bupati Asahan  Drs.H.Taufan Gama Simatupang MAP di Laporkan APC ke KPK

Bupati Asahan Drs.H.Taufan Ga…

Sumutdaily.com,Asahan : K...

Pengurangan Jam Kerja PNS Wanita Konyol

Pengurangan Jam Kerja PNS Wani…

Sumutdaily | Jakarta ~Wac...

Summit Oto Finance Melecehkan UUTK

Summit Oto Finance Melecehkan …

Sumutdaily | Medan ~ Samp...

Dewan Incer Ruang Wartawan

Dewan Incer Ruang Wartawan

Sumutdaily | Medan ~ Belu...

Disnakertrans DS Limpahkan 3 Berkas BAP

Disnakertrans DS Limpahkan 3 B…

Sumutdaily | Medan ~ Sete...

Lelang Pengadaan Laptop Labura Dinilai Terlalu Dipaksakan, Pokja ULP Diduga "Kunci" Spek

Lelang Pengadaan Laptop Labura…

Sumutdaily.com | Medan - ...

Prev Next

iklan 137 banner-yamaha-tengah

Bom Pos Buat Sibuk Poldasu Tingkatkan Pengamanan

pelaku bom posoSumutdaily.ComIMedan. Insiden bom bunuh diri di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/6) kemarin, berekses hingga ke Sumatera Utara (Sumut).

Karena peristiwa itu, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) kemudian melakukan antisipasi dengan cara, meningkatkan pengawasan baik di markas komando (mako) maupun di asrama polisi (aspol).

Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Poldasu, Kombes. Heru Prakoso, Selasa (4/6).

Dalam kesempatan tersebut, Heru menjelaskan, selain meningkatkan pengamanan di wilayah hukum (wilkum) Poldasu, peningkatan pengaman tersebut juga dilakukan di wilayah-wilayah satuan yang ada di seluruh polres se-jajaran Poldasu.

"Adapun bentuk peningkatanya, diseluruh mako polisi jajaran Poldasu. Akan dilakukan pemeriksaan kendaraan. Saya mohon pengertian dan kesadaran masyarakat akan hal ini. Memang, kantor Polisi adalah tempat melayani masyarakat, tetapi dengan adanya situasi sekarang ini, diharapkan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Heru.

Heru mengakui, saat ini pelaku terorisme mengarah kepada aparat Kepolisian. Namun perlu diingat, yang berada di kantor polisi itu bukan hanya polisi saja, tapi juga masyarakat.

"Tentunya kita juga tidak menginginkan hal-hal yang merugikan tersebut terjadi. Karena hanya akan menimbulkan korban jiwa, baik di kepolisian maupun di masyarakat itu sendiri," ujarnya.

Sekali lagi, Heru meminta kepada masyarakat, untuk tidak berasumsi lain, jika sekarang masuk ke kantor polisi diperketat. Tidak hanya kejadian di Poso saja, termasuk di seluruh polda di Indonesia. Secara langsung, lanjut Heru, pihaknya akan melakukan imbauan-imbauan dan mengeluarkan perintah-perintah kepada wilayah-wilayah untuk melaksanakan pengawasan.

"Pengawasan itu adalah meningkatkan penjagaan, baik itu di kantor kepolisian dan lainnya. Dan bagi anggota yang tidak melaksanakanya, akan kita kenakan sanksi. Sebagai contoh, bagi anggota yang tidak melaksanakan piket pada malam hari akan diberikan sangsi disiplin," tandasnya.(aw)