Terkait Dugaan Kasus Korupsi MTQ, Dua Pejabat Asahan Nginap di Tanjung Gusta

10 Oktober 2017  |  Hukum  |  101 pembaca  |  oleh Susilo


Salah seorang pejabat Asahan yang diamankan Kejari Asahan.

SumutDaily | Asahan ~ Setelah sekian lama ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional(MTQN) ke-35 tahun 2015 Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan Sofyan dan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Darwin resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan, Senin (9/10/2817).

Sofyan dan Darwin telah ditetapkan Kejari Asahan sebagai tersangka kasus korupsi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-35 tahun 2015 di Kabupaten Asahan pada Juni 2016.

“Pada jam 10 pagi Kedua tersangka kita panggil dan kita periksa sampai jam 14.30 WIB, kemudian kedua tersangka resmi ditahan untuk 20 hari ke depan dan telah dibawa ke LP (Lembaga Pemasyarakatan) Tanjung Gusta hari ini,” ujar Kepala Seksi Intel Kejari Asahan Boby Sirait dalam jumpa pers di Kisaran, Senin (9/10/2017).

Bobby mengungkapkan, kedua tersangka diduga telah melakukan korupsi pada kegiatan keagamaan itu. Dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumut, kerugian negara ditaksir sekitar Rp 500 juta.

Kedua tersangka merupakan Panitia Penyelenggara MTQ yang menjabat sebagai Ketua Panitia penyelenggara sedangkan Sekretaris adalah Darwin.(Azhar Nasution) 

Tags:  Hukum Mastertindo