Takut Ditikam, Pria Ini Ikhlaskan Sepedamotornya Digondol Begal

07 Oktober 2017  |  Sumut Today  |  64 pembaca  |  oleh Susilo


Helmi (37) korban begal saat membuat laporan di Polsek Patumbak, Jumat (6/10).

SumutDaily | Patumbak ~ Helmi (37), warga Jalan Pertahanan, Gang Amal, Dusun II, Patumbak, datang ke Polsek Patumbak membuat laporan atas kasus pembegalan yang dialaminya, Jumat (6/102017). Pembegalan itu, katanya, terjadi persis di depan depan SPBU, Gang Amal, Patumbak, Kamis (5/10) dinihari, sekitar jam 02.00 WIB.

Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Patumbak menceritakan, saat itu ia baru saja pulang kerja. Hampir sampai di rumah, Helmi yang menaiki kereta Honda Vario BK 6910 AFM dipepet 2 begal dari arah belakang. 

"Dua orang berboncengan naik Satria FU memepet saya. Saya gak kenal, dua pelaku itu langsung cabut kunci kontak saya," ucap Helmi. 

Sadar sepedamotornya menjadi sasaran begal, Helmi berusaha sekuat tenaga menepis tangan pelaku. Ia mencoba menghindari dengan cara memutar arah kendaraanya. 

Namun nahas, usahanya sia-sia. Ia tak berkutik ketika kedua begal mangacungkan sebilah pisau ke arahnya. Takut celaka, Helmi pun merelakan sepedamotornya diambil kedua begal tersebut. "Saya takut dibunuh. Waktu saya teriak minta tolong nggak ada yang dengar. Begalnya belum begitu jauh melarikan sepedamotor saya ke arah Amplas," sebutnya. 

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ainul Yaqin membenarkan kejadian ini. "Sudah kita terima laporannya dan masih dalam proses," ucapnya.  (sdc)