Tak Bertanggungjawab Setelah Tabrak Warga, Pelarian Pria Ini Berakhir Di Kantor Polisi

03 Oktober 2017  |  Peristiwa  |  91 pembaca  |  oleh Susilo


Pria yang diamankan (pakai baju kaos)

SumutDaily | Medan ~ Suasana di Polsek Medan Kota mendadak heboh. Puluhan orang memadati halaman Mapolsek Medan Kota, Senin (2/10/2017), jam 17.04 WIB. Rupa-rupanya, seorang pria bertopi putih diteriaki maling oleh warga maling ketika melintas di Jalan GM Panggabean, depan Mapolsek Medan Kota.

Mulanya, pria yang diteriaki maling itu melintas dari depan Istana Maimun, Medan. Dengan mengendarai mobil Suzuki AVP silver BK 1797 KQ, pria yang diketahui berasal dari Jalan Bunga Terompet, Kecamatan Medan Selayang tersebut bersama dua rekannya ugal-ugalan di jalan dan menerobos lampu merah. Bahkan, sempat menabrak sopir gojek.

"Awalnya orang ini diteriaki rampok. Dia ngebut mulai dari lampu merah Istana Maimun. Di depan Ramayana pun dia nabrak gojek. Aku pun tadi dipepetnya," ucap Donal, salah seorang saksi mata.

Karena merasa nyawanya terancam atas ulah sopir mobil yang tubuhnya dipenuhi tato tersebut, Donal bersama puluhan orang lainnya kemudian menggiringnya ke Polsek Medan Kota. Namun setibanya di Polsek, hanya satu pelaku yang menghadap polisi berikut mobilnya. Sedangkan dua rekannya, seorang perempuan mengenakan baju tidur dan seorang pria memakai kaos warna hitam dan celana jins hitam memilih kabur. "Yang jelas tadi ada tiga orang di dalam mobil. Sopir Gojek yang ditabrak tadi itu spionnya terbang, sepedamotornya tersungkur," ucap Donal.

Setelah mendengar penjelasan Donal, polisi kemudian bertindak. Awalnya, polisi tak mengetahui, jika pria tersebut telah menerobos dan menabrak sopir Gojek. Mobilnya yang turut diamankan di polsek turut digeledah polisi. Hingga saat ini, pria tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polsek Medan Kota. (sdc)