Songket Medan Tarik Perhatian Para Pecinta Fashion

09 Juli 2017  |  Khazanah  |  117 pembaca  |  oleh Susilo


Sumutdaily | Medan ~ Setelah sukses mengangkat Batik Medan sehingga menjadi terkenal dan sangat diminati banyak masyarakat tidak hanya Kota Medan maupun nusantara, kini Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin coba mengembangkan Songket Medan. Sama seperti Batik Medan, Hj Rita kembali mengusung ikon Kota Medan menjadi motifnya.

Hal ini terungkap ketika Hj Rita me-launching Songket Medan di acara Medan Fashion Week 2017 di Hotel Adi Mulya Jalan Diponegoro Medan, Sabtu (8/7/2017) malam. Dikenakan sejumlah model cantik dan ganteng, Hj Rita pun memperkenalkan Songket Medan yang mengusung motif Istana Maimun, Payung Tepak, Durian dan Tembakau Deli.

Di samping itu ibu tiga anak ini berharap kehadiran Songket Medan mampu mengikuti sukses Batik Medan, sekaligus semakin menguatkan identitas busana Kota Medan yang khas. Selain hasil kreasinya, Hj Rita dalam launching ini juga melibatkan desainer ternama Indonesia, Erdan serta Komunitas Desainer Kota Medan agar Songket Medan semakin membumi.

Selain peluncuran Songket Medan, Hj Rita juga menampilkan busana Batik Medan hasil karya desainnya. Ratusan pengunjung yang memenuhi Ballroom Hotel Adi Mulya terpesona dengan hasil rancangan istri orang nomor satu di Pemko Medan tersebut.

Lewat tangan dingin Hj Rita, Batik Medan menjelma menjadi busana yang dapat dikenakan kapan saja, bisa untuk kantoran, pesta, bersantai, jalan-jalan maupun ke pantai dengan model kekinian. Yang menarik lagi, wanita yang terkenal murah senyum ini mampu membuat Batik Medan menjadi sepatu, tas dan koper yang trendy.

Medan Fashion Week 2017 ini digelar dalam rangka merayakan Hari Jadi ke-427 Kota Medan tahun 2017. Acara ini dibuka Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi. Wali Kota berharap kegiatan ini dapat menarik perhatian para pecinta fashion baik nasional maupun manca negara terhadap hasil fashion di Kota Medan. Dengan demikian nantinya dapat menggerakkan pertumbuhan perekonomian di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.

Wali Kota sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan ini, sebab fashion yang diperkenalkan menggunakan bahan Songket Medan dan Batik Medan yang memiliki keunikan sendiri karena mengusung motif ikon Kota Medan, seperti Istana Maimun, Rumah Tjong A Fie, Becak Medan, Durian, Tembakau Deli serta berbagai motif lainnya.

“Inilah yang membedakan Songket dan Batik Medan dengan batik-batik daerah lainnya. Untuk itulah saya berharap agar Songket Medan dan Batik Medan yang ditampilkan malam ini tidak hanya sampai penyelenggaran daerah saja, tetapi sampai juga tingkat  nasional maupun daerah. Dengan demikian Kota Medan semakin dikenal masyarakat luas," harap Rita.

Medan Fashion Week 2017 ini dibuka dengan penampilan tarian melayu yang dibawakan penari dengan mengenakan Songket Medan dengan berbagai motif  yang merupakan ciri khas kota Medan. Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan sejumlah model yang berjalan di atas catwalk dengan mengenakan busana Batik Medan dan Songket Medan dengan berbagai motif hasil kreasi Hj Rita.

Usai penampilan para model cantik dan ganteng,  Hj Rita kemudian tampil bersama dengan seluruh modelnya di atas catwalk sebagai ungkapan terima kasih karena para pengunjung telah melihat hasil desainnya. Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Sumut itu selanjutnya mendapat handbouqet  dari Wali Kota maupun para undangan yang hadir dari berbagai elemen pecinta fashion.

Selanjutnya suasana Medan Fashion Week 2017 semakin meriah lagi dengan penampilan salahs atu diva Indonesia, Titi Dj. Dengan mengenakan busana Songket Medan warna hijau, Titi pun membawakan sejumlah tembang hitsnya seperti Sang Dewi, Jangan Berhenti Mencintai, termasuk lagu request Hj Rita berjudul Mata Indahmu.

Setelah itu Hj Rita melelang 28 busana Batik Medan dengan berbagai motif kepada para tamu yang hadir. Sebagian dari hasil lelang selanjutkan didonasikan Hj Rita untuk YJI guna membantu mengatasi penyakit yang paling mematikan di dunia tersebut. Seluruh busana yang dilelang itu habis  terjual karena  sangat menarik bagi para pengunjung.

Dalam sambutan singkatnya, Hj Rita menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada Pemko Medan yang telah menyelenggarakan Medan Fashion Week 2017. Sebab, ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk dukungan serta motivasi kepada dirinya maupun dan seluruh desainer yang tergabung dalam komunitas desainer Medan guna mengembangkan inovasi serta karya - karya dengan mengusung ikon Kota Medan sebagai motifnya..

"Selain para desainer Medan, acara ini juga melibatkan desainer ternama Indonesia yakni Erdan yang memang mendedikasikan diri dalam  menelurkan karya desain mengangkat tema Indonesia. Tentunya ini sungguh merupakan kolaborasi yang apik dalam membumikan Songket Medan dan Batik Medan ke depannya,” ungkap Hj Rita.

Medan Fashion Week 2017 ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi, Wakil Ketua DPRD Medan, Iswanda Nanda Ramli, pimpinan SKPD, Camat, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Pusat, Syahlina Zuhal, unsur Forkominda Kota Medan, mantan Wali Kota Medan, Drs H Abdillah Ak MBA, Kepala Konsulat Rusia, M Fauzi Nasution serta para pecinta fashion.

Sebagai penutup, desainer top Indonesia, Erdan menampilkan hasil desainnya yang menampilkan busana kekinian  berbahan dasar Songket Medan. Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan busana hasil desain Komunitas Desainer Medan.  Mereka mendesain bahan Songket Medan menjadi busana Muslim yang cantik dan menarik. (sdc)