Sumut Today

Penyidik Diminta Panggil Kadis TPH Sumut

Sejumlah elemen masyarakat meminta lembaga penyidik baik dari unsur Kejaksaan maupun Kepolisian, segera memanggil Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Sumut, M. Azhar Harahap, terkait dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan.

Azhar Harahap diduga menyalahgunakan wewenang dan jabatan, untuk kepentingan diri sendiri, dengan cara membangun Jalan Usaha Tani (JUT), di areal asset pribadinya, di Kecamatan Malintang, Kabupaten Mandailing Natal.

“Pembangunan JUT yang menggunakan uang negara tersebut, menuju areal tambak ikan milik Azhar Harahap, yang luasnya mencapai lima hektar”,ujar Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Informasi dan Transparansi Anggaran (Puspita), AR Nasution, Minggu (26/08/2018).

Bukan itu saja, lanjut Nasution, JUT tersebut juga terbentang diantara areal kebun karet milik Azhar Harahap, yang luasnya sekira 10 Ha.

“Anehnya, meskipun sudah menjadi sorotan publik, namun Azhar menganggap enteng persoalan ini. Kami mendengar dari sejumlah sumber, Azhar mengaku siap berhadapan dengan penyidik”ujarnya.

M.Damanik aktivis LSM Baraapi juga mengaku heran melihat Azhar selaku Kepala SKPD, yang terlalu berani membuat kebijakan, menggunakan duit negara untuk kepentingan pribadinya.Bahkan, Damanik bertanya, apakah keberanian Azhar karena ada oknum-oknum dari lembaga penyidik yang mem-backup-nya.

“Sesungguhnya, pemberitaan di media massa merupakan pintu masuk bagi lembaga penyidik untuk memulai penyelidikan. Jadi, tidak harus ada laporan baru memulai proses dan langkah hukum”,ujar Damanik.

Dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan itu, terungkap saat DPRD Sumut melakukan kunjungan kerja ke beberapa Kabupaten/Kota,. diantaranya Padangsidimpuan, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan dan sejumlah ndaerah lainnya.

Jalan Usaha Tani yang dibangun, di areal kebun karet dan menuju tambak ikan milik Azhar Harahap, di Kecamatan Malintang Kabupaten Mandailing Natal.

Saat bertatap muka, sejumlah warga menyampaikan hal tersebut kepada para anggota dewan, diantaranya Burhanuddin Siregar dari Partai Keadilan Sejahtera.
Kepada Sumutdaily, Burhanuddin Siregar, memilih bungkam saat diajukan konfirmasi terkait pengaduan warga.

Demikian halnya Kadis TPH, Azhar Harahap, sama sekali tidak memberikan jawaban terhadap konfirmasi yang disampaikan.

“Saya kira penyidik, sudah bisa memanggil Azhar dan Burhanuddin, agar permasalahan terang benderang”,ujar AR Nasution.(***)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *