Sumut Today

Edy-Ijeck Kantongi Nama Penjabat yang Akan Dievaluasi

Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah sudah mengantongi sejumlah pejabat, di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), yang bakal terkena evaluasi.

Pejabat masuk radar evaluasi tersebut, karena memiliki kinerja buruk, berdasarkan beberapa laporan, termasuk sorotan publik melalui media massa.

Meskipun demikian, tidak serta merta para pejabat tersebut dicopot, ketika Edy-Ijek dilantik. Butuh evaluasi kinerja secara langsung, guna mengetahui akurasi laporan-laporan tersebut.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut, H.Muchrid Nasution, SE mengakui, mendengar ihwal evaluasi tersebut. Dia juga mengakui, sejumlah nama-nama pejabat yang masuk radar evaluasi tersebut.

“Memang saya mendapat informasi tersebut. Namun, harus dihargai juga, itu merupakan hak prerogatif Gubsu-Wakil Gubsu”,ujar Muchrid, Minggu (12/08/2018).

Gubernur dan Wakil Gubernur, menurut Muchrid, tentunya lebih memilih pejabat yang memiliki integritas sesuai visi dan misi, sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“RPJMD merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program Kepala Daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJPD serta memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)”,ujar Muchrid.

RPJMD, lanjutnya, memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan program Satuan Kerja Perangkat Daerah, lintas Perangkat Daerah, program kewilayahan yang disertai dengan rencana-rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif.

“Jadi kalau ada pejabat yang masuk radar evaluasi, itu wajar-wajar saja. Namun tentunya tindakan tegas, tidak serta-merta saat Gubsu-Wakil Gubsu dilantik. Jika kelak para pejabat tersebut memiliki integritas dan bekerja sesuai visi dan misi sebagaimana tertuang dalam RPJMD, tidak ada alasan untuk dicopot”,ujar Muchrid.

Muchrid juga menyarankan kepada para pimpinan SKPD, jangan meninggalkan ‘bom waktu’ terhadap kepemimpinan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah, khususnya menjelang berakhirnya Tahun Anggaran 2018.

“Sumut butuh super team, untuk mewujudkan Sumut Bermartabat”,ujar Muchrid.(***)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *