Sumut Today

DPRD Duga Ada “Kongkalikong” di Bappeda Sumut Terkait BKP

Sejumlah Anggota DPRD Sumut menduga adanya “kongkalikong” oknum tertentu di Bappedasu dengan Pemkab/Pemko terkait alokasi Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Tahun Anggaran 2018.

Indikasi tersebut muncul, setelah beberapa Anggota DPRD Sumut asal Daerah Pemilihan (Dapil) Binjai-Langkat, yang kecewa karena usulan mereka untuk kepentingan masyarakat, berubah di tengah jalan setelah APBD Sumut TA 2018 ketok palu.

“Usulan kami berdasarkan aspirasi masyarakat, berubah setelah adanya surat susulan dari Pemerintah Kota Binjai kepada Pemprovsu terkait alokasi BKP. Anehnya, tanpa koordinasi, Bappedasu dengan begitu saja mengakomodirnya”,ujar salah seorang anggota DPRD Sumut asal Binjai-Langkat, Rabu (01/08/2018).

Selain menduga adanya praktik “kongkalikong”, hal ini bisa menimbulkan disharmonisasi antara eksekutif dan legislatif. Padahal komitmen antara DPRD Sumut dan Pemprovsu terkait BKP sudah terang-benderang.

“Meskipun saat ini BKP tidak lagi menyebutkan program kegiatan, tetapi ketika surat Pemko Binjai sampai, seharusnya Bappedasu mempertanyakannya. Setidaknya, Bappedasu koordinasi ke DPRD”,ujar anggota DPRD Dapil Binjai-Langkat, lainnya.

Mereka juga menduga, Kepala Bappeda Sumut, Ir.H.Irman, M.Si terlibat “kongkalikong” dengan oknum tertentu di Pemko Binjai. “Dugaan ini terlihat, karena Irman enggan menggunakan perannya untuk berkoordinasi, terkait kesepakatan antara eksekutif dan legislatif pada proses APBD”,ujarnya.

Terkait adanya dugaan “kongkalikong”, Kepala Bappeda Sumut, Ir.H.Irman,.M.Si, tidak menjawab. Dia mengatakan, program dan lokasi kegiatan BKP ada di APBD Kabupaten/Kota, bukan di APBD Provinsi.

“Kesepakatan dengan DPRD hanya menyangkut total dana. Sedangkan tentang lokasi sepenuhnya kewenangan Kabupaten/Kota sesuai RKPD masing-masing. Pemprovsu tidak bisa masuk terlalu detail tentang lokasi kegiatan. Jika ada keluhan anggota dewan sebenarnya mereka bisa langsung ke pemkab atau pemko pada saat reses”, jelasnya.(***)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *