Ekonomi

Walikota Medan : Dampak Investasi Banyak Pekerja Lokal Tergusur oleh Pekerja Asing

SumutDaily | Medan ~ Dampak dari masuknya investor luar membuat pekerja lokal banyak yang tergusur. Oleh karena itu Pemko Medan akan berupaya untuk memberikan saran dan rekomendasi kepada pemerintah, pengusaha dan para pekerja.

Hal itu dikatakan Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S, MSi pada rapat koordinasi Lembaga Kerjasama (LKS) Tripartit tahun 2018 di Fave Hotel Jalan S Parman Medan, Kamis (19/7/2018).

Walikota Medan menyambut baik atas penyelenggaraan rapat koordinasi LKA Tripartit ini sehingga ke depannya kita dapat membahas berbagai masalah ketenagakerjaan di kota Medan. Hasil pembahasan ini, kata Walikota, akan dituangkan dalam bentuk saran dan rekomendasi baik kepada pemerintah maupun pengusaha dan para pekerja.

Menurut Walikota selaku Ketua LKS Tripartit Kota Medan, persoalan ketenagakerjaan atau hubungan industrial berkembang sangat dinamis mengikuti pola hidup dan tuntutan perubahan masalah, termasuk teknologi. Bentuk-bentuk hubungan kerja juga berkembang serta mobilisasi para pekerja yang semakin dinamis.

Saat ini, kata Walikota, banyak pekerja luar negeri masuk ke indonesia menggeser pekerja-pekerja lokal sebagai dampai dari investasi.

“Untuk itulah, rapat koordinasi yang dilaksanakan ini diharapkan dapat memberikan solusi maupun rekomendasi guna menciptakan iklim hubungan industrial yang harmonis dan dinamis yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi kerja,” kata Walikota.

Diharapkan pihak pemerintah, pengusaha dan pekerja dapat saling bersinergi. Para pekerja harus menanamkan sikap mental yang dilandasi kemitraan, sedangkan para pengusaha diharapkan harus menjamin hak-hak dasar pekerja/buruh serta perlakuan tanpa diskriminasi atas dasar apapun untuk mewujudkan keseajahteraan pekerja/buruh.

Sementara dari Pihak Pemerintah kota Medan akan mengawasi dan melaksanakan berbagai kebijakan pada bidang ketenagakerjaan itu sendiri.

Selanjutnya Walikota mengajak untuk menyamakan persepsi dalam membangun hubungan ketenagakerjaan yang baik, sehingga kesejahteraan pekerja dapat meningkat begitu pula dengan produktivitas kerja.

Sebelumnya, Dra Hanna Lore Simanjuntak selaku ketua panitia atau wakil ketua LKS Tripartit dari pemerintah kota Medan dalam laporannya mengatakan pembentukan LKS Tripartit ini berdasarkan Peraturan Pemerintah No.8 tahun 2005 tentang tata kerja dan susunan organisasi LKS tripartit.

Ditambahkannya, maksud dari pembentukan Lembaga Kerjasama Tripartit ini untuk sebagai lembaga kunsultasi antara tiga unsur yaitu, pemerintah, pengusaha dan pekerja. Ketiga lembaga ini dapat duduk bersama untuk mencari solusi atau bermusyawarah untuk dapat menyelesaikan persoalan-persoalan yang timbul dibidang ketenagakerjaan,”ujar Hanna Lore.

Hadir pada acara rapat koordinasi LKS Tripartit antara lain Wakil kartua LKS dari APNDO Hendy,SE, Wakil ketua LKS daris Serikat Pekerja Supranoto,SH, Wakil ketua LKS dari Pemerintah Dra Hanna lore Simanjuntak, Sekretaris LKS Titik Nasrianty, Spd dan seluruh anggota LKS serta pimpinan OPD pemko Medan. (sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *