Pendidikan

LIRA: Kasus di SMPN 11 Medan Coreng Dunia Pendidikan

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) menilai, dugaan kecurangan terkait penerimaan siswa baru, di SMPN 11 Medan, dapat mencoreng dunia pendidikan, di daerah ini.

“Walikota Medan, harus mengevaluasi seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang terkait dalam kasus ini”, ujar Walikota LSM LIRA Medan, Drs Sam’an Lubis, Kamis (05/07/2018).

Sam’an menengarai, hal seperti ini tentunya melibatkan sejumlah pihak. “Sulit mempercayai, jika penerimaan siswa gelombang kedua, berjumlah 87 orang itu merupakan otoritas Kepsek Bambang Sudewo.

“Kemungkinan, permainan seperti ini melibatkan ataupun diketahui unsur OPD terkait, di Dinas Pendidikan Medan. Bahkan kami menduga, tidak ada siswa miskin dari 87 orang tersebut”,ujarnya.

Dugaan kecurangan penerimaan siswa baru di SMPN 11, sempat menyentak publik. Hal itu, terkait adanya temuan pengumuman bertanggal 28 Juni 2018. Padahal ujian tulis berlangsung pada tanggal 30 Juni 2018.

Meskipun berbedar info klarifikasi Bambang Sudewo melalui Kadisdik Hasan Basri, namun banyak warga yang tidak mempercayai begitu saja.

Hal yang membuat keraguan tersebut, Bambang Sudewo mengatakan adanya pemberian nomor pendaftaran baru bagi siswa yang mengikuti ujian tulis, sebanyak 383 orang.

Namun, berdasarkan lembar pengumuman kelulusan ujian tulis, ternyata ada nomor pendaftar 600-an.

“Jika diberi nomor pendaftaran baru, tentunya dari nomor 001-383. Mengapa ada nomor 600 an di papan pengumuman. Inilah salah satu indikasi kecurangan tersebut”,ujar Sam’an seraya mengatakan pihaknya memantau terus kasus ini.(***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *