Peristiwa

Sibolga Dilanda Banjir dan Longsong, Ibu dan Anak Tewas Tertimbun

SumutDaily | Sibolga ~ Hujan deras yang mengguyur secara terus menerus selama delapan jam, Senin (26/3/2018) membuat sebagian wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah dilanda banjir dan longsor. Dua warga tewas tertimbun. Masing-masing seorang ibu Linda (33) dan bocah enam tahun atas nama Citra.

Informasi diperoleh dari Kapenrem 023/KS Mayor Arm Ojak Simarmata menyebutkan, sepanjang Senin kemarin hujan mengguyur wilayah Tapteng sejak pukul 15.00 hingga 24.00 WIB.

Akibatnya sebagian wilayah Tapteng dan Kota Sibolga terendam banjir dan longsong. Di antaranya di Kelurahan Sorkam, Kecamatan Sorkam Barat, longsor menutup akses jalan menuju Kecamatan Pasaribu Tobing.

Sedangkan longsor yang terjadi di Jalan SM Raja Gang Aek Horsik, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan menyebabkan satu rumah tertimbun longsor. Akibatnya ibu dan anak Linda dan Citra tewas tertimbun.

Begitu mendapat informasi soal bencana itu, Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu langsung memerintahkan jajarannya untuk membantu warga. Selain mencari korban yang tertimbun, personel Kodim 0211/TT juga mengevakuasi warga yang terkena longsor ke tempat lebih aman.

“Para Babinsa sejak Senin malam juga ikut membantu membersihkan rumah duka,” ujar Dandim.

Bersama warga Kelurahan Sorkam, petugas Babinsa juga melakukan pembersihan timbunan tanah longsor di badan jalan. “Saat ini kondisi badan jalan sudah bersih dan sudah bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat,” ujar Letkol Inf. Jimmy.

Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy berharap para korban yang terkena bencana tidak larut dalam kesedihan. “Semoga mereka ikhlas dalam menghadapi cobaan ini,“ harap Dandim. (sus/penrem 023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *