Sumut Today

Dipimpin Dandim 0212/TS, Pemadaman Titik Api di Mandailing Natal Tuntas

SumutDaily | Mandailing Natal ~ Komandan Kodim (Dandim) 0212/Tapanuli Selatan, Kodam I/BB, Letkol Arm Azhari, SIP mengordinir 244 personel tim gabungan untuk memadamkan titik api di wilayah Madina, Rabu (21/3/2018).

Langkah ini ditempuh Dandim menyusul masih ditemuinya titik api di sejumlah lahan milik warga masyarakat di Desa Sinunukan VI, Kecamatan Batahan, Kabupaten Madina.

Sebelum dilakukan pemadaman, Dandim melakukan rapat untuk membagi tugas terhadap 244 personel gabungan yang diterjunkan. Masing-masing dari TNI AD sebanyak 15 orang, Brimob sebanyak 80 orang, Polres Madina 40 orang, Polsek Pantai Barat 15 orang, Karhutla Manggala Agni 14 orang, PT Gruti 4 orang, PT Sago 8 orang, petugas Damkar Natal 6 orang, Damkar Madina 5 orang, masyarakat dari Desa Muara Pertemuan dan Desa Sinunukan VI 34 orang dan karyawan KUD 20 orang.

Setelah seluruh personel gabungan terkumpul, Dandim 0212/TS melakukan pembagian tugas menjadi 5 kelompok. Kelompok pertama yang terdiri dari warga masyarakat, TNI AD dan sebagian Dalmas Kontijensi melakukan pembersihan sisa asap di lokasi arah Timur yang berbatasan dengan Kebun Plasma KUD.

Kelompok dua yang terdiri dari personel Karhutla Provsu, Manggala Agni dan Brimob melakukan pembersihan sisa asap di lahan arah Selatan dan Utara.

Kelompok 3 yang terdiri dari personel Dalmas Polres Madina, dan Dalmas Kontijensi melakukan pembersihan sisa asap lahan di lokasi arah Barat berbatasan dengan pemukiman masyarakat jalur 1.

Mengerahkan excavator untuk digunakan menormalisasi kanal di jalur 1 dan 2 sebelah Utara.

Masyarakat dan karyawan KUD Sinunukan VI melakukan pembersihan sisa asap di lokasi yang berbatasan kebun plasma dan kebun inti PT Sago Nauli.

Dalam upaya pemadaman titik api ini, sejumlah alat berat turut digunakan. Antara lain excavator sebanyak tiga unit, berasal dari PT Sago dua unit, dan satu unit milik PT Gruti. Damkar sebanyak empat unit, masing-masing satu unit dari PT Sago, PT Gruti, Kecamatan Natal, dan Pemkab Madina. Kemudian 12 unit mesin pompa air (Alkon), masing-masing empat unit dari Polsek Pantai Barat, Polres Madina, Karhutla Provsu, dan Manggala Agni.

Sebelum seluruh personel gabungan menuju tempat kerjanya dan mencari titik api di lahan gambut, Dandim 0212/TS memberikan arahan. Yakni, setiap kelompok harus meyakinkan bahwa tidak ada asap di tempat kerjanya, dan melakukan penyiraman lahan, sehingga basah, dan api diharapkan tidak muncul kembali.

“Kemarin malam hujan sudah turun dua kali, sehingga titik kebakaran lahan sudah dapat diatasi, dan api sudah tidak ada yang muncul kembali,” jelas Dandim 0212/TS.

Dandim 0212/TS juga mengimbau warga masyarakat untuk secepatnya melaporkan jika mengetahui ada titik api, sehingga tidak berkembang lebih besar. (sus/Penrem 023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *