Hukum

Soal Tudingan Ijazah Palsu Bupati Tapteng, Ini Jawaban Polda Sumut

Persoalan dugaan ijazah palsu Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng)  Bakhtiar Ahmad Sibarani terjawab sudah.

Kasubdit I Dir Reskrimum  AKBP J Pakpahan SH mengatakan, tudingan tersebut tidak benar.

“Itukan laporan masyarakat ke Bareskrim Mabes Polri.Polri. pemeriksaan penyelidikan, yang bersangkutan terdaftar dan menamatkan sekolah di Sekolah Menengah Farmasi Pharmaca Medan”,jelasnya, kemarin.

J Pakpahan memaparkan, pembuktian dikuatkan beberapa data yang diperoleh dan kroscek secara langsung

“Kita sudah cek langsung,  hasil pertinggal nilai, daftar lulus serta di buku induk siswa juga lengkap”tegasnya.

Pakpahan menambahkan, timnya yang menerima berkas pelimpahan di Subdit I Krimum Polda Sumut sudah melakukan pengambilam keterangan dari Dinas Pendidikan Kota Medan.

“Kita sudah mengambil keterangan dari Dinas Pendidikan. Benar bahwa nama yang bersangkutan terdaftar. Semua datanya ada koq,” pungkas Pakpahan.

Bakhtiar Ahmad Sibarani, lahir di Pasar Batugerigis 2 November 1984 dan terdaftar di Sekolah Menengah Farmasi  Pharmaca Medan, dengan Nomor Induk Siswa (NIS) 00007.

Salah seorang teman sebaya Politisi Hanura tersebut mengakui, Bakhtiar sedikit nakal. Dia kerap bertengkar dengan siswa lain, jika tidak sepaham.

Namun, menurutnya, Bakhtiar aktif di organisasi. “Saya pernah satu kelas dengan dia (Bakhtiar,red)”,ujarnya.

Bakhtiar, lanjutnya, sempat jadi ketua OSIS di SMF Pharmaca. “Sejak kelas satu, dia tetap menjadi ketua kelas”,ujarnya.(***)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *