Pendidikan

SMAN Plus Matauli Salah Satu Sekolah Terbaik

Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri Plus Matauli (IKAMA) Muhri Fauzi Hafiz mengatakan, SMA Negeri Plus Matauli,  Pandan, Kabupaten  Tapanuli Tengah, merupakan salah satu sekolah unggulan terbaik di Indonesia.
 “Prestasi siswa, kualitas alumni, tenaga pengajar serta sarana dan prasarana sekolah, menjadi indikator bahwa SMAN Plus Matauli merupakan salah satu sekolah unggulan terbaik”,ujar Ketua IKAMA (Ikatan Alumni Matauli), Muhri Fauzi Hafiz, Selasa (20/2/2018).
Angkatan ke-2 (1995) SMAN Matauli tersebut, menuturkan, dua tokoh nasional, Almarhum Faisal Tanjung dan Akbar Tanjung merupakan diantara sosok di balik berdirinya Yayasan Matauli (Maju Tapian Nauli).
“Pihak yayasan mendatangkan para guru dari Pulau Jawa dengan kategori lulusan terbaik. Masa saya sekolah dulu guru-guru itu masih muda dan berasal dari pulau Jawa semuanya hampir 90%,” kata Anggota DPRD Sumut ini.
Masa itu, lanjutnya, kawan sekelas mengikuti olimpiade matematika ke Argentina dan olimpiade Fisika ke Jepang. Bahkan, belum lama ini, siswa SMAN Plus Matauli, menyabet medali emas dalam sebuah kompetisi sekolah antar negara, di Thailand.
 “Dari dulu sampai sekarang sekolah kami untuk masuk tetap melakukan proses seleksi, mulai dari seleksi kesehatan, jasmani, psikotes dan akademik. Sehingga sistem seleksi seperti ini yang saya yakini dapat menjaga kualitas sekolah,” ucapnya.
Sebaran alumni sampai hari ini, ujarnya, sudah sampai ke luar negeri. Beberapa alumni diketahui bekerja di perusahaan Internasional seperti di Malaysia, Singapura, Jepang, Jerman, Belanda, Inggris dan negara lainnya.

“Kalau yang di dalam negeri, alumni SMA kami ini sudah banyak mengisi di jajaran pemerintahan, TNI/Polri bahkan BUMN dan BUMD,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Fauzi juga mengungkapkan, meskipun sarana dan prasarana sekolah tersebut masuk dalam kategori terbaik, namun SMAN Plus Matauli kesulitan mencari sumber dana bagi perawatan gedung dan halaman yang luasnya lebih dari 5 hektar.
“Kami yang tergabung dalam IKAMA telah melakukan upaya-upaya, guna mengatasi persoalan tersebut”,ujarnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *