Tak Berkategori

PK5 Seputaran Taman Teladan Ditertibkan

SumutDaily | Medan ~ Muspika kecamatan Medan Kota dibantu petugas Satpol PP melakukan penertiban pedagang kaki lima (PK5) di seputaran Taman Teladan Medan, Senin (5/2/2018). Penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsinya sebagai fasilitas umum, bukan tempat berjualan.

Camat Medan Kota Edi Mulia Matondang memimpin langsung penertiban yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Guna mendukung kelancaran penertiban, sebanyak 100 personil diturunkan. Selain itu penertiban juga dibantu 30 personil Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU).

Sebelum penertiban dilakukan, seluruh personil lebih dulu menggelar apel di halaman Kantor Camat Medan Kota. Usai diberi arahan oleh camat, seluruh personil selanjut bergerak menuju seputaran Taman Teladan. Para pedagang pun tak berkutik, mereka langsung membongkar sendiri lapaknya masing-masing.

Sedangkan tenda-tenda yang ditinggalkan pemiliknya, tim langsung membongkarnya, termasuk papan-papan penutup permukaan parit yang digunakan sebagai tempat berdirinya lapak. Hal itu dilakukan agar para pedagang tidak dapat berjualan kembali. Proses penertiban berjalan lancar dan aman, tim pun berhasil membersihkan seputaran Taman Teladan dari PK5.

Menurut Edi Mulia, penertiban berjalan lancar karena pihaknya sebelumnya telah menyurati para pedagang. “Dalam surat tersebut kita minta kepada seluruh pedagang agar tidak berjualan lagi di seputaran Taman Teladan. Namun surat peringatan tidak diindahkan sehingga kita lakukan penertiban pagi ini,” ungkapnya.

Selain itu tambah Edi lagi, penertiban yang dilakukan ini tidak asal penertiban. Sebab Pemko Medan menawarkan win-win solution kepada para pedagang dengan memberikan lokasi berjualan baru. Apalagi lokasinya tidak jauh dari Taman Teladan.

“Dengan win-win solution ini, pedagang tentunya tidak dirugikan. Sebaliknya kita bisa mengembalikan fungsi Taman teladan sebagai fasilits umum,” jelasnya.

Setelah dilakukan penertiban, Edi mengatakan, pihaknya akan menurunkan anggotanya mengawasi Taman Teladan untuk mencegah pedagang berjualan kembali. Kemudian diikuti dengan pembersihan parit dari tumpukan sampah bekas para pedagang yang menyebabkan penyumbatan oleh P3SU.

Diungkapkan Edi, sebelum pedagang menjamur, Taman Teladan sering dijadikan tempat berolahraga oleh masyarakat sekitar. Selain lokasinya teduh, Pemko Medan juga menyediakan sejumlah peralatan olahraga, permainan anak serta air mancur. Oleh karenanya Taman Teladan tidak hanya tempat berolahraga, tetapi juga digunakan sebagai tempat bersantai masyarakat bersama anggota keluarganya.

“Untuk itu kita himbau kepada para pedagang agar tidak berjualan kembali di seputaran Taman Teladan. Apabila kita temukan, tindak tegas langsung dilakukan dengan menertibkannya!” tegas Edi. (sus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *