Peristiwa

Ini Pesan Pangdam I/BB Kepada Istri Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG

SumutDaily | Medan ~ Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri menunjukkan sikap sebagai orangtua yang bijak dan sangat perhatian kepada anaknya saat melepas 450 prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 121/Macan Kumbang di dermaga Pelabuhan Belawan, Kamis (1/2/2018). Tidak hanya kepada prajurit, para istri prajuritpun tak luput dari perhatiannya.

Kalimat-kalimat yang mengandung nasehat meluncur begitu saja dari mulut Pangdam I/BB. Intinya Pangdam I/BB mengingatkan para istri agar setiap saat mendoakan para suami yang pergi melaksanakan tugas negara. Mereka juga diingatkan agar pandai-pandai menjaga diri selama suami bertugas.

Perisitwa itu terjadi usai Pangdam I/BB memberikan ucapan elamat kepada prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/Macan Kumbang. Abituren Akmil 1984 ini lantas menemui ibu-ibu istri prajurit yang mengenakan seragam Persit. Sambil tersenyum ramah di menyalami dan mengelus kepala bocah yang berada di gendongan ibunya.

“Suaminya ikut pergi ke Papua ya, bu? Ini anaknya ya?”
Kalimat ini meluncur dari Pangdam I/BB.

Kepada salah seorang istri prajurit yang menggendong seorang balita, Pangdam I/BB terlibat obrolan santai namun serius.

“Ibu jangan berpikiran yang macam-macam ya. Nanti di rumah, banyak-banyak berdoa, supaya bapaknya tenang di tempat tugas,” ucap Pangdam I/BB memberi nasihat.

Tak hanya itu, Pangdam I/BB juga meminta para istri prajurit yang suaminya bertugas di Papua untuk bersikap bijaksana dalam pengelolaan uang.

“Ibu juga harus pandai-pandai menabung hasil dari penugasan bapaknya di Papua. Terus, kalau pergi ke luar rumah, jangan sendirian. Ini penting agar tidak mengundang fitnah yang macam-macam,” pesan jenderal bintang dua ini.

Selain itu, mantan Kepala Staf Kostrad ini juga berharap para istri yang suaminya tugas ke Papua agar bersabar dengan kondisi yang ada.

“Bapaknya tugas tidak lama kok. Nanti juga akan kembali. Yang terpenting, ibu harus banyak-banyak berdoa untuk keselamatan bapaknya di wilayah tugas,” ucap pria kelahiran Bandung, 5 November 1961 ini, sambil mengelus kepala balita digendongan istri prajurit yang diajaknya ngobrol.

Siang itu, tak kurang dari 450 prajurit TNI AD dari Yonif 121/Macam Kumbang, bersiap-siap untuk diberangkatkan menuju wilayah tugas di perbatasan RI-Papua New Guinea (PNG).

Mereka akan dikirim ke lokasi dengan menaiki KRI Banjarmasin 592. Perjalanan laut dari Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara menuju Papua diperkirakan antara 10-15 hari.

Seluruh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/Macam Kumbang ini akan bertugas menjaga wilayah perbatasan selama kurang lebih 10 bulan.

Selama di wilayah penugasan, seluruh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/Macam Kumbang akan berada di bawah pengawasan Komandan Batalyon Infanteri 121/MK, Mayor Inf Imir Faishal.

Hadir di acara, antara lain Danlantamal I Belawan, Pangkosekhanudnas III Medan, perwakilan Kapolda Sumut, Kasdam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, para Staf Ahli Pangdam I/BB, LO TNI AL, LO TNI AU, para Kabalak, para Dansat BS, Wakil Walikota Medan, Kapolrestabes Medan, Kapolres Deliserdang, Kepala Otoritas Pelabuhan Belawan, Kepala Syahbandar Pelabuhan Utama Belawan, GM Pelindo I Cabang Belawan, GM BICT, GM BLC, Ketua Persit KCK PD I/BB, dan segenap keluarga prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 121/MK. (sus/barmed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *