Sumut Today

Kasrem 023/KS Ingatkan Prajurit Harus Disiplin

SumutDaily | Sibolga ~ Kasrem 023/KS Letkol Inf Gusti Ketut Artasuyasa mengingatkan seluruh prajurit Korem 023/KS agar tetap menjaga disiplin. Hal itu ditegaskan Kasrem 023/KS di depan perwira, bintara, tamtama dan PNS Korem 023/KS di lapangan Makorem Kota Sibolga, Rabu (31/1/2017).

Sekalipun sudah dinas bertahun-tahun, kata Kasrem, disiplin prajurit tidak boleh dilupakan karena disiplin adalah nafasku. “Artinya selagi kita bernafas, kita wajib disiplin,” katanya.

Kata Kasrem lagi, TNI adalah sebagian dari masyarakat yang diserahi kewajiban untuk mempertahankan kesentosaan Republik Indonesia.

“Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih adalah salah satu bagian dari masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu. Untuk menjadi tentara harus mengikuti beberapa tahap dan setelah lulus seleksi harus mengikuti pendidikan pembentukan selama enam bulan, kemudian mengikuti kejuruan antara lain Satpur (Infantri), Banpur (Armed, Kaveleri, Arhanud dan Zipur) serta Banmin (Bekang, Ajen, Peralatan, Perhubungan dan lain-lain),” ujar Kasrem.

Kasrem mengingatkan disiplin TNI adalah ketaatan dan kepatuhan yang sunggung-sungguh setiapprajurit yang didukung oleh kesadaran yang bersendikan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit untuk menunaikan tugas dan kewajiban serta bersikap dan berprilaku sesuai dengan aturan-aturan atau tatap kehidupan Prajurit TNI.

Bagi prajurit yang melanggar disiplin, jelas Kasrem, akan dikenakan sanksi berupa teguran dan hukuman sesuai Pasal 8 UU No. 26 Tahun 1997. Pasal 8 ayat a menyebutkan prajurit yang melanggar disiplin akan mendapat teguran.

Sedangkan ayat b hukuman berupa penahanan ringan paling lama 14 hari. Dalam pelaksanaannya prajurit dapat dihukuman kurang dari 14 hari, namun tidak boleh lebih. Prajurit juga dapat dipekerjakan dalam kedinasan yang menjadi tanggungjawab sehari-hari, di luar tempat menjalani hukuman dan dapat menerima tamu.

Sedangkan ayat c menyebutkan, penahanan berat paling lama 21 hari terhadap putusan bisa kurang dari 21 hari tetapi tidak boleh lebih dari 21 hari. Dalam pelaksanaannya dipisahkan antara terhukum yang satu dengan yang lain. Untuk penahanan berat tidak boleh menerima tamu, dan tidak dapat dipekerjakan di luar tempat menjalani hukuman.

Kasrem 023/KS juga mengingatkan agar prajurit tetap menjaga pedoman dalam bersikap dan bertindak dalam berhubungan dengan masyarakat sehingga kemanunggalan TNI – Rakyat tetap terjaga. (sus/penrem023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *