Sumut Today

Kompol B. Sitompul  Paparkan Kinerja BNNK Asahan Sepanjang 2017

Sumutdaily,Asahan : Menjelang akhir tahun 2017 BNNK Asahan mengadakan press release.Press release di adakan di kantor BNNK Asahan, Kamis pagi 28/12/2017.
Bagi BNN Kabupaten Asahan, tahun 2017 merupakan tahun sinergitas dalam penanganan permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap  narkotika. BNN Kabupaten Asahan terus mendorong Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mengeluarkan Peraturan Bupati Terkait Satuan Tugas Pemberantasan dan Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Kabupaten Asahan, seluruh SKPD Kabupaten Asahan, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD dan Komponen Masyarakat secara bersama-sama berkomitmen menciptakan Kabupaten Asahan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Kepala BNNK Asahan Kompol B. Sitompul menerangkan kepada sumutdaily.com.Pada periode tahun 2017 Badan Narkotika Nasional Kabupaten Asahan di wilayah Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara dan Kabupaten Labuhan Batu Utara telah melakukan pengungkapan kasus narkotika sebanyak 15 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 15 orang.
“Dari 15 kasus tersebut barang bukti narkotika yang berhasil disita adalah shabu sebanyak 39,2 gram, uang tunai sebesar Rp. 3.390.000,-, handphone sebanyak 8 buah, kendaraan bermotor roda 2 (dua) sebanyak 2 unit, kendaraan bermotor roda 4 (empat) sebanyak 1 unit, 2 unit timbangan digital, 2 buah sekop sabu, 2 buah kaca pirex bekas pakai sabu (bong), 1 buah jarum suntik, 83 buah plastik klip transparan,”ujar Sitompul.
Sementara itu Kasubag Umum Wawan Kurniawan mengatakan,dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta mencegah meluasnya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Asahan melakukan upaya Diseminasi Informasi serta Advokasi Kebijakan Pembangunan Berwawasan Anti Narkotika.
“Penyelenggaraan Diseminasi Informasi di Kabupaten Asahan telah dilaksanakan sebanyak 116 paket kegiatan dengan jangkauan sebaran informasi diperkirakan sebanyak 27.493 orang penduduk Kabupaten Asahan atau sebesar 3,85 % dari penduduk Kabupaten Asahan,”ucapnya.
Wawan melanjutkan,”Diseminasi Informasi dilakukan melalui beberapa media antara lain,media konvensional seperti media sosialisasi yang bersifat tatap muka secara langsung,media online, yaitu media sosialisasi melalui sarana media online berupa sosial media, website dan media berbasis online yang tersedia lainnya;
media penyiaran, yaitu media sosialisasi melalui televisi atau pun radio”,ujar Wawan.
Ditempat yang sama Hendi SH Kasi P2M BNNK Asahan memaparkan,sepanjang tahun 2017 telah dilaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas sebanyak 4 kegiatan dan diikuti oleh 120 orang peserta.Dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Asahan juga telah melaksanakan kegiatan pelatihan penggiat anti Narkoba sebanyak 4 kegiatan dengan diikuti oleh 90 orang penggiat anti narkoba.
Sedangkan untuk tes urin,telah dilakukan tes urin terhadap pegawai pemerintah, pelajar dan seluruh elemen masyarakat. “Tes urin ini telah dilaksanakan sebanyak 18 kali dengan jumlah peserta yang di tes sebanyak 1.908 orang dan yang terindikasi positif sebanyak 37 orang,”katanya.
Masih kata Hendi,untuk menekan angka laju penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, selain upaya pencegahan pemberdayaan masyarakat dan pemberantasan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Asahan melakukan rehabilitasi terhadap penyalahguna narkoba. Rehabilitasi yang dilakukan sesuai dengan asesmen awal yang dilakukan untuk mengetahui tingkat keparahan kecanduan narkoba dari calon klien. Hasil akhir yang diharapkan setelah klien selesai menjalani program rehabilitasi adalah klien tersebut dapat pulih dari ketergantungan narkoba dan cakap dalam menjalankan fungsi sosial dan ekonominya di tengah-tengah masyarakat.
“Sepanjang tahun 2017  sebanyak 253 klien mendapatkan layanan rehabilitasi baik berupa  rehabilitasi rawat jalan maupun rawat inap. Dari jumlah klien yang menjalani layanan rehabilitasi rawat inap sebanyak 72 klien dan rawat jalan sebanyak 181 klien,”ujar Hendi mengakhiri.(Azhar Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *