Sumut Today

IKAMA Sibolga-Tapteng Bergotong Royong Bersihkan Masjid Hidayatullah Matauli

SumutDaily | Sibolga ~ Berangkat dari keprihatinan dengan keadaan Masjid Hidayatullah di Kompleks SMAN 1 Matauli, DPD Ikatan Alumni SMA Negeri Plus Mataulia (IKAMA) Sibolga – Tapteng turun tangan melakukan gotong royong. Kegiatan ini sekaligus menggugah pihak SMAN 1 Matauli agar memperhatikan masjid yang dibangun dan disumbangkan Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila.

Ketua DPD IKAMA Sibolga – Tapteng Chairil Azmi Nasution didampingi Wakil Ketua Hadi Siswaya Efendi, perwakilan DPP Randy Nasution, Rahmat Jambak dan Dewan Pertimbangan Organisasi Edy Syahputra mengaku kecewa dan prihatin melihat kondisi masjid Hidayatullah di JalanKi Hajar Dewantara, Pandan, yang sudah tidak lagi terurus.

“Jujur saya sangat prihatin sekali dan kecewa melihat kondisi Masjid Hidayatullah Matauli ini, bagaikan bangunan tidak bertuan, sudah dipenuhi rumput yang semakin lebat yang hampir memasuki ruang mesjid. Hal ini lah yang kami sesalkan. Ini adalah rumah ibadah yang seharusnya dijaga kebersihan dan perawatannya, apalagi masjid ini dikelilingi oleh beberapa sekolah,” jelas Chairil,Jumat (22/12/2017).

Atas kondisi memprihatinkan masjid yang pernah menjadi bagian dari SMA Mataulia itu, ujar Chairil, IKAMA Sibolga – Tapteng langsung turun tangan membersihkan area sekitar masjid. Chairil berharap agar pihak SMA Matauli baik itu yayasan maupun sekolah juga mau memperhatikan kembali masjid tersebut dan mau berpatisipasi dalam perawatan dan kebersihannya.

“Kami juga masih bagian Sekolah Matauli. Di masa kami bersekolah di sini, masjid ini sangat bersih dan terawat sehingga siswa dan masyarakat lainnya nyaman beribadah di mesjid ini. Kami melakukan ini semua karena masjid ini juga bagian dari Sekolah SMA Matauli yang dibangun dan disumbangkan oleh Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila yang mana prasastinya ditandatangani langsung oleh Bapak Presiden Soeharto sekitar tahun 90-an. Apalagi salah satu tujuan pembangunan masjid ini adalah untuk membangun akhlak siswa siswi yang bersekolah di SMA Matauli. Itulah yang menjadi alasan mengapa kami harus turut membersihkanya. Di sisi lain ini adalah rumah ibadah oleh karena itu kami dari IKAMA berharap agar pihak sekolah Matauli mau memperhatikan mesjid ini, dan berpartisipasi dalam perawatan dan kebersihannya,” harap Chairil.

Hal senada juga disampaikan oleh Perwakilan DPP Randy Nasution. Ia meminta pihak sekolah Matauli untuk tidak membiarkan masjid terlantar, serta berharap agar pihak sekolah mengaktifkan kembali masjid tersebut dengan menghidupkan kembali BKM agar lokasi dan area masjid dapat terurus dengan baik.

“Kami tidak banyak permintaan, kami hanya ingin masjid ini dapat beroperasi seperti dimasa kami dulu dan layaknya sebuah masjid selalu bersih terawat dan diramaikan jamaah yang sholat. Kami sangat berharap pihak Sekolah Matauli memperhatikan masjid ini, BKM nya dihidupkan kembali, supaya ada yang mengurus,” ujarnya.

Jika pihak sekolah tidak bersedia, Randy menekankan pihak IKAMA siap untuk terus merawat dan membersihkan masjid.

“Kami berharap pihak sekolah berperan kembali untuk perawatan masjid ini, tapi kalau memang tidak mau lagi berperan, tidak menjadi masalah karena sebagai alumni kami siap membersihkan dan merawat serta mengurus mesjid ini bahkan menjadi donatur untuk perawatan dan kebersihan serta membentuk kembali BKM di masjid ini. Kami ingin masjid Hidayatullah bisa seperti dulu lagi, selalu bersih dan diramaikan oleh jamaah yang sholat dan ada BKM yang mengurus,” tegas Randy. (rel/ikama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *