Peristiwa

Kabur Bersama Selingkuhan, Buronan Kasus Penggelapan 20 Mobil Diciduk di Bandung

SumutDaily | Medan ~ Sebulan lebih berkelana di Bandung, Jawa Barat, Lukas Tarigan (35), pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO) tim Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut, akhirnya ditangkap, sekitar jam 08.30 wib, Selasa (14/11/2017).

Warga yang terdaftar di Desa Pertampilen Dusun III, Pancur Batu, Deliserdang, ini merupakan orang yang dicari tim Renakta Polda Sumut atas kasus penggelapan lalu menggadaikan 20 unit mobil dan 13 unit sepedamotor.

Setelah melarikan diri sejak Selasa (10/10) lalu, Lukas Tarigan terdeteksi berada di daerah Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Selanjutnya, Sabtu (11/11/2017), tim yang dipimpin Kanit 2 Renakta, Kompol Syafrizal Asrul berangkat dari Medan menuju tempat pelaku bersembunyi.

“Pengkapan pelaku tidak mudah, ia selalu berpindah-pindah sejak melarikan diri dari Medan ke Jawa Barat. Saat tim mendapat informasi keberadaan pelaku di Majalengka, namun saat kita cari, sudah pindah,” kata Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda, AKBP Hari Sandy Sinurat.

Pengejaran kembali dilanjutkan. Informasi diperoleh menyebut, Lukas telah berpindah ke daerah Sumedang dan kemudian melakukan penyelidikan. Di daerah itu, polisi menemukan informasi Lukas bersama selingkuhannya sudah berpindah lagi.

“Dari Sumedang tim mendapat informasi tersangka bertemu dengan selingkuhannya di Kota Bandung. Selanjutnya pada hari Senin 13 November 2017. Tim bergeser ke Kota Bandung dan melakukan penyelidikan,” ucap mantan Kapolsek Medan Kota ini.

Setibanya di Kota Bandung, keberadaan Lukas mulai terlihat bersama selingkuhanya. Pagi itu, polisi yang sudah membuntuti Lukas, terlihat masuk ke dalam Hotel Ibis di Jalan Asia-Afrika.

“Lukas dan selingkuhannya menaiki mobil lalu masuk hotel. Kami tunggu, hingga perempuan itu keluar. Setelah keluar, kami langsung mengamankan pelaku di dalam kamar hotel,” ucap Sandy.

Seperti diketahui, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang dihimpun personel Ditreskrimum Renakta bahwa ada seorang penadah bernama Lukas Tarigan (DPO) yang keberadaan diketahui di Jalan Jamin Ginting, Dusun III Petrampilan, Desa Namu Puli, Pancurbatu, sekitar jam 21.00 wib, Selasa (10/10) lalu.

Selain Lukas, pelaku lain sudah diamankan yakni, Ahmad Tohir (40), Latief Saragi (37), Trisna Bobby Fadly (36), Eddy Suwito (57), Raja Mangembang Hutagalung (44), Suhendra (42), Robin Sembiring (34), Riski Wahyudi (38), Darling Lahagu (42), Den Arjuna Ginting (41), Haposan Simanungkalit (30) dan Dedek Saputra (32).

Setelah bertemu Lukas, ternyata ia menyadari saat itu kedatangan anggota polisi berusaha hendak menangkapnya. Ia kemudian berteriak dan memerintahkan warga sekitar untuk menghabisi polisi.

Aksi provokator dari pelaku saat itu mengundang para warga sekitar untuk menganiaya kedatangan Kompol Safrizal dkk. Setelah dipukul mundur, beberapa personel polisi tak mau ambil risiko. Yang tertinggal hanya rombongan Kompol Safrizal yang menaiki mobil Toyota Avanza BK 1184 JT. Dari amatan, mobil polisi yang diserang oleh masyarakat, tampak bolong di bagian body sebelah kiri akibat dihantam benda tajam. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *