Peristiwa

Duo Spesialis Bongkar Ruko Dipelor Polisi

SumutDaily | Medan ~ Duo spesialis bongkar rumah dan toko alias ruko pincang-pincang setelah masing-masing kakinya tertembus pelor yang keluar dari moncong pistol polisi dari Unit Reskrim Polsek Medan Kota. Satu pelaku tertembus di betis kanan dan satu pelaku lainya di betis kiri.

Keduanya, Jefri Yona Syahputra Lubis (35), warga Jalan Air Bersih, Gang Dipa, Kecamatan Medan Kota yang dikenal merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan atau curat dan Arman Rangkuti alias Memet (35), warga Jalan Kemiri III, Gang Simpati, Medan. Turut juga diambil polisi, seorang penadah barang hasil curian, Suriana (42), warga Jalan Tapian Nauli, Medan Kota.

Ceritanya, kedua pelaku yang punya nyali cukup besar ini, nekat membongkar dan mengobok-obok ruko milik korbannya, Srinilawati (35), warga Jalan Rela, Kelurahan Teladan Barat, Medan di Jalan M Nawi Harahap, No.11 B-C, Medan Kota, pagi hari jam 07.00 wib, Senin, 9 Oktober 2017 lalu.

Keduanya berhasil menggasak sejumlah barang milik korban dengan nilai kerugian yang terbilang tidak sedikit, yakni sebesar Rp40 juta. Barang-barang milik korban yang digasak kedua pelaku, berupa 52 bungkus rokok merek Lucky Strike dan 1 unit genset. Setelah itu, kedua pelaku menjual barang hasil curiannya kepada penadah, Suriana, pedagang, warga Jalan Tapian Nauli, Medan Kota, seharga Rp8 juta.

Sementara korban yang tak rela rukonya diobok-obok maling dan sejumlah barang miliknya hilang, kemudian memilih untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Kota dengan bukti lapor No. LP/901/K/X/2017/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Kota, tanggal 9 Oktober 2017 .

Berbekal laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Tepat 1 bulan kemudian, Kamis (9/11/2017) personil Unit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil menangkap keduanya di sebuah warung di Jalan kemiri, Gang Simpati, Medan.

“Kedua tersangka kita tangkap saat sedang duduk-duduk di sebuah warung,” kata Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Hermindo Tobing didampingi Kanit Reskrim, Iptu Suhardiman, Jumat (10/11/2017).

Dari hasil interogasi, sambung mantan Kanit Ekonomi Polresta Medan ini, dalam melancarkan aksinya, mereka bukan cuma berdua, melainkan 3 orang. “Mereka 3 orang, 1 tersangka lagi atas nama Iwan sudah kita tetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO,” sebut Martuasah.

Selain itu, lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Deliserdang ini, duo begundal tersebut juga mengaku telah menjual barang-barang hasil curian dari ruko korban kepada Suriana, seorang penadah di Jalan Tapian Nauli, Medan Kota.

Petugas langsung melakukan pengembangan. Nah, di sinilah kesigapan petugas diuji. Saat dibawa untuk pengembangan, kedua pelaku mencoba kabur. Tak ingin tangkapannya lepas begitu saja, petugas langsung memberikan tindakan tegas dan terukur kepada keduanya. Doorrr…!!! Masing-masing kaki kedua pelaku berdarah-darah karena tertembus pelor polisi.

“Saat dilakukan pengembangan terhadap penampung barang curian, kedua tersangka mencoba melarikan diri. Anggota kita langsung memberikan tembakan peringatan, namun tersangka tidak mengindahkannya, malah melarikan diri. Kita berikan tembakan terukur ke arah kaki atau betis,” bebernya.

Selanjutnya, petugas mengamankan si penadah, Suriana berikut barang bukti 52 bungkus rokok merek Lucky Strike dan 1 unit genset. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *