Peristiwa

Dandim 0210/TU: Jadikan Hari Pahlawan Sebagai Upaya Memperkokoh Persatuan

SumutDaily | Balige ~ Komandan Kodim 0210/Tapanuli Utara, Letkol Inf Rico Julyanto Siagian mengajak seluruh elemen masyarakat di Bona Pasogit untuk menjadikan momentum peringatan Hari Pahlawan 10 November sebagai upaya memperkokoh persatuan membangun negeri Indonesia yang lebih berdaulat, adil, dan makmur.

Hal ini disampaikan Dandim 0210/TU saat membacakan amanat menteri sosial pada upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Raja Sisingamangaraja XII di Balige, Jalan Pagar Batu, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Jumat (10/11/2017).

“Setiap tanggal 10 November, kita seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan. Mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan. Para pendiri Republik Indonesia, mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolekif yang mereka lakukan, sehingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain, bangsa yang menyadari tugas sejarahnya untuk menjadikan kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi terwujudnya Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” papar Dandim.

“Para pendiri bangsa mengabarkan pesan penting kepada kita. Pesan itu adalah bahwa setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya, kita harus bersatu terlebih dahulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara selanjutnya, yakni berdaulat, adil dan makmur. Oleh karena pesan fundamental itulah maka peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 ini kita mengambil tema ‘Perkokoh Persatuan Membangun Negeri’,” urai Dandim.

Diakhir amanat, Dandim mengingatkan bahwa pada era milenium kedua saat ini, Bangsa Indonesia tengah menyaksikan sebuah transformasi besar dalam hubungan internasional di antara bangsa-bangsa dunia.

“Kita sedang menyaksikan suatu zaman yang diutarakan oleh jurnalis Gideon Rahman pada tahun 2016 tentang fajar baru pergeseran global dimana kemajuan peradaban dunia disebut sebagai era easternization atau Timurisasi. Dalam era kemajuan global seperti ini negara-negara Asia dianggap sebagai kutub-kutub baru kemajuan peradaban dunia. Oleh karena itulah persatuan Indonesia bukan hanya sebuah imperatif yang harus kita rawat sebagai suatu bangsa. Namun lebih dari itu persatuan Indonesia adalah sebuah prasyarat bagi kita menjadi bagian dari kekuatan yang tengah tumbuh. The rising force bersama dengan bangsa-bangsa lain yang saat ini menjadi sorotan kemajuan seperti Cina, India, dan Korea untuk menjadi menara-menara baru pembawa obor kemanusiaan. membawa cahaya baru yang menjadi pandu kemajuan dunia berlandaskan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan yang sejalan dengan nilai-nilai dasar negara kita yakni Pancasila,” bebernya.

Pada kesempatan yang baik ini, lanjut Dandim, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang, bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi negeri ini. “Selamat Hari Pahlawan 2017,” katanya.
,
Upacara diakhiri dengan peletakan karangan bunga oleh Dandim 0210/TU, Letkol Inf Rico Julyanto Siagian dan rombongan Muspida yang dilanjutkan penaburan bunga ke pusara para pahlawan di TMP Sisingamangaraja Balige.

Upacara peringatan Hari Pahlawan di TMP Sisingamangaraja Balige dengan komandan upacara Lettu Inf Manson Marbun, Danki A Yonif 125/Si’mbisa itu, dihadiri Wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus, MM, Kajari Tobasa Jefri Maukar, SH, Wakil Ketua DPRD Tobasa Tonny Simanjuntak, Wakapolres Tobasa Kompol J Sitompul, jajaran SKPD Pemkab Tobasa, Pabung Tobasa Major Caj H Herry Hutabarat, para Danramil jajaran Kodim 0210/TU, dan pengurus Persit KCK Di 0210/TU serta ibu-ibu Bhayangkari Polres Tobasa. (sus/penrem 023)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *