Pendidikan

Pelajar SMP Negeri 1 Satu Atap Rahuning Ikuti Penyuluhan Narkoba

Sumutdaily,Asahan : Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari beberapa keca­matan di Kabupaten Asahan mengikuti penyuluhan narkoba, Rabu (1/11), di halaman sekolah SMP Negeri 1 Ra­huning Satu Atap, De­sa Batu Anam, Ke­ca­matan Rahuning, Kabupate Asahan.

Sosialisasi ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Gunung Melayu (GM)/PT Saudara Sejati Luhur (SSL) Asian Agri, dengan tema “Pemuda Indonesia Sukses Tanpa Narko­ba”.

Group Manager PT GM-SSL Asian Agri Victory Brahmana, menga­takan, program penyuluhan narkoba yang dilakukan meru­pakan salah satu ben­tuk antisipasi dalam menyikapi per­masalahan akhir akhir ini, yakni Nar­koba sudah masuk dan bahkan secara tidak sadar berada di sekitar kita. Kor­ban­nya bukan hanya orang tua tetapi yang paling rentan adalah pemuda. “Hal ini tentunya merugikan karena akan mengganggu operasional perusa­haan,” kata Brahmana.

Progam ini, lanjut Brahmana, selain memberikan penyuluhan juga dikemas dengan kegiatan lomba cipta dan baca puisi serta lomba kari­katur untuk mengajak anak didik terlibat aktif dalam melakukan penolakan terhadap Narkoba. “Bentuk pencegahan ini harus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan, agar Narkoba benar -benar jauh dari sekitar kita dan tidak boleh kalah oleh bahaya Narkoba ini, ujarnya.

Lebih jauh Brahmana mengatakan, CSR merupakan komitmen Asian Agri dalam menjalankan operasional bisnis­nya, sehingga Asian Agri CSR nya menjadi bagian yang tak terpisah­kan dengan manajemen operasional kebun.

Turut hadir GM PT Gunung Melayu / PT SSL, Victory Brahmana, Manager PT SSL M Irvan, Kepala BNNK Asahan, Kompol Baringin Sitompul, Polsek Bandar Pulau, Koramil Bandar Pulau, Kepala Desa Batu Anam, Kepala SDN 017139 Batu Anam, Koordinator CSR Asian Agri Fajar Suryono, Humas Asian Agri Lidia Veronika Ginting dan sejumlah tokoh masyarakat.

Kepala BNNK Asahan, Baringin Sitompul menambahkan, nar­kotika yang beredar di Indonesia ada tiga jenis, yakni alami, sintesis dan semi sintesis, yang sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh kala­ngan pelajar.

Baringin Sitompul menyebutkan, yang ditangani BNN hanya narkotika, dan penggunanya akan direhabilitasi secara gratis. “Jika ada masyarakat Desa Batu Anam yang ketergantungan narkoba bawa ke kantor BNN agar kita rehab, gratis,” ujarnya.

Diimbau generasi muda bangsa di Desa Batu Anam Kecamatan Rahu­ning, untuk menjauhi narkoba. ” Tak ada enaknya mengonsumsi nar­koba. Hanya kesengsaraan yang ada,” katanya. (Azhar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *