Hukum

Kadisdik Langkat Resmi Tersangka, Tiga Kepsek Ngikut

SumutDaily | Medan ~ Tim penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut akhirnya resmi menetapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Langkat, Salam Syahputra sebagai tersangka dugaan penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Untungnya, Salam Syahputra tak sendiri. Dia ditemani 3 kepala sekolah (kepsek) yang turut dijadikan tersangka. Ketiga kepsek tersebut, yakni Kepala SMPN 3 Tanjungpura, Sukarjo, selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Langkat Hilir; Kepala SMPN 3, Patini Stabat selaku Bendahara BK2SN dan Kepala SMPN 2 Gebang, Restu Balian selaku Korwil Teluk Baru.

“Jadi para kepala sekolah yang merangkap sebagai korwil ini yang memungutinya (dana BOS) atas perintah kadis dan menyetorkannya ke kadis melalui bendahara,” kata Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Putu Yudha, Rabu (18/10/2017).

Dari 11 pejabat di Dinas Pendidikan Langkat yang diamankan, tim penyidik hanya menetapkan 4 tersangka yang dianggap bertanggung jawab atas dugaan penyelewengan dana BOS di Kabupaten Langkat tahun anggaran (TA) 2017.

Kadisdik Langkat, Salam Syahputra serta 10 kepala sekolah diperiksa secara maraton sejak terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli dari Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, Selasa (17/10/2017) kemarin.

“Untuk 7 kepala sekolah lainnya kita tetapkan sebagai saksi, saat ini belum kita pulangkan, masih diperiksa sebagai saksi. Karena ketujuh kepala sekolah ini yang dipungut oleh pelaku. Dan kepala sekolah yang lainnya selain yang kami periksa nantinya juga akan kami periksa,” ucap Putu.

Saat terjaring OTT, Tim Saber Pungli mengamankan barang bukti uang tunai yang disimpan di dalam amplop. Menurut hasil penyidikan, uang tersebut merupakan dana BOS yang dipotong para pelaku sebanyak Rp10 ribu persiswa SMPN Langkat.

“Barang bukti amplop berisi uang sudah selesai kita hitung. Totalnya senilai Rp84.010.000. Untuk selanjutnya berkas 4 pelaku akan kita siapkan dan kirim ke jaksa penuntut umum,” ¬†ujar mantan Kasudbit IV/Renakta Polda Sumut ini.

Keempat tersangka dipersalahkan melanggar Pasal 12 huruf e Pasal 11 UU No.31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, Tim Saber Pungli dari Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan OTT terhadap Kadisdik Langkat Salam Syahputra beserta 10 kepala sekolah di SMPN 4 Langkat, Selasa (17/10), jam 11.00 wib.

Petang harinya, jam 17.45 wib, ke-11 orang tersebut tiba di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Sumut. Salam Syahputra lebih dulu keluar dari mobil dengan pengawalan dari Kasubdit III/Tipikor AKBP Putu Yudha.

Masih berseragam lengkap dinasnya, Salam Syahputra enggan berkomentar ketika dilayangkan pertanyaan dari wartawan. Dia langsung berjalan memasuki pintu masuk Gedung Ditreskrimsus.

Setelah Salam Syahputra, 10 kepala sekolah di SMPN Langkat ini menyusul secara bertahap dengan menggunakan seragam dinasnya. Dari amatan, sebagian pejabat ini menggaruk-garuk kepalanya. Ada yang sengaja menutupi muka menghindari sorotan kamera wartawan. Dari 11 pelaku yang diamankan, seorang perempuan berbaju dinas tampak menutupi wajahnya ke bahu personil Tim Saber Pungli. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *