Ekonomi

BNI Hacfest 2017, Walikota Medan Ajak Generasi Muda Tangkap Kesempatan Emas

SumutDaily | Medan ~ Walikota Medan Drs H T Dzulmi Rldin S MSi membuka kompetisi BNI Hacfest 2017  di Clapham Collective Komplek Centre Poin Jalan Jawa Medan, Sabtu (7/10/2017). Kompetisi ini dinilai sangat positif karena mendukung program pemerintah menuju era digitalisasi.

Menurut Walikota, pesatnya perkembangan informasi komunikasi dan teknologi telah mempengaruhi sektor perbankan. Oleh karenanya harus terus dilakukan inovasi untuk mengimbanginya.

Atas dasar itulah Walikota sangat mengapresiasi digelarnya kompetisiBNI Hacfest 2017 ini. Sebab kegiatan ini bisa dijadikan sebagai ajang uji coba nyali kompetisi generasi muda yang tergabung dalam tim untuk mempersembahkan karyanya dalam bentuk model bisnis hingga prototipe aplikasinya.

“Melalui kompetisi ini, saya berharap dapat melahirkan tim application developer (pengembangan aplikasi) paling berbakat dari Kota Medan yang mampu membuat start up digital sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia,” kata Wali Kota.

Untuk itulah bagi para peserta yang ingin menjadi juara, Wali Kota berpesan agar setiap tim harus mampu beradu ketrampilan dan visi yang selaras dengan tujuan diadakannya kompetisi ini. Dengan demikian aplikasi-aplikasi yang disusun di kompetisi ini dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan masyarakat melalui teknologi digital.

Dikatakan Walikota, mulailah menggunakan sudut pandang baru. “Lalu keluarlah dari zona nyamanmu dan berusahalah secara maksimal untuk menangkap peluang emas ini. Semoga tim yang terbaik mampu terpilih menjadi jawara kompetisi ini,” harapnya.

Selain Walikota, pembukaan ini turut dihadiri Sevp Digital Banking dan TI BNI Pusat Dadang Setia Budi, Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Adriansya, Founder Clapham Collective Christoper Angkasa, Founder Siji Solusi Digital Dimas Fuady serta para pimpinan BNI Wilayah dan Cabang Medan.

Sementara itu Sevp Digital Banking dan TI BNI Pusat Dadang Setia Budi, BNI Hacfest ini merupakan kali kelima yang digelar. Sebelumnya, kompetisi serupa telah dilaksanakan di Kota Bandung, Yogyakarta, Malang dan Makasar. Dari tiap kota, dipilih tiga pemenang.

“Selanjutnya ketiga pemenang akan dikirim ke Jakarta untuk diberikan pelatihan dan pembekalan lebih lanjut di bidang bisnis dan model operasional,” jelas Dadang. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *