Peristiwa

Bakar Istri, Penggalas Kelapa Mengaku Tidak Menyesal

SumutDaily | Binjai ~ Kemarahan yang sudah memuncak terkadang bisa menghilangkan akal sehat. Pria ini buktinya.

Kemarahan yang teramat karena merasa sudah tidak lagi dihargai sang istri membuatnya bertindak di luar akal sehat. Pria bernama Surya Darma yang sehari-hari bekerja sebagai penggalas (pengepul) buah kelapa ini tega membakar istri dan anaknya.

Edannya, dia mengaku tidak menyesal telah membakar Siti Maria, sang istri. Hanya saja Surya Darma merasa sedih karena anaknya Ilhamsyah juga ikut terbakar.

Pengakuan itu disampaikan Surya Darma kepada petugas Polres Binjai yang memeriksanya. Dia cerita perubahan sikap istrinya itu terjadi sejak tahun 2010 lalu.

Peristiwa itu terjadi di sekitar Pasar Tavip di Jalan Sudirman, Kota Binjai, Jumat (6/10/2017) dinihari sekira pukul 02.45 WIB. Kini korban dirawat di RS Djoelham Binjai.

Pria yang tinggal Jalan Kemuning Gang Jepara, Lk 1, Kelurahan Jati Makmur, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai itu uring-uringan melihat tingkah sang istri Siti Maria. Pasalnya, dia merasa Siti Maria sudah tidak menghargainya lagi.

Sebenarnya hubungan tak harmonis antara suami istri itu terjadi sejak tahun 2010 lalu. Surya yang bekerja sebagai penggalas kelapa merasa sudah tidak dihargai istrinya lagi.

Puncaknya terjadi, Jumat dinihari kemarin. Korban saat itu bersama anaknya Ilhamsyah (25) pergi ke pajak menggunakan betor. Mereka hendak menjual kelapa.

Begitu melintas di lokasi kejadian, mereka dihadang oleh Surya yang sudah membawa jerigen. Bensin di dalam jerigen disiramkan ke tubuh istrinya dan langsung disulut denganapi.

Tak hanya Siti Maria yang terbakar. Ilhamsyah juga ikut dijilati api. Keduanya menjerit minta tolong.

Para pedagang lain yang sedang mempersiapkan dagangannya tersentak kaget. Mereka dengan sigap membawa kedua korban ke RS Djoelham Binjai.

Sementara pelaku, usai membakar istrinya langsung menyerahkan diri ke Mapolres Binjai.

Kepada wartawan, pelaku mengaku tidak menyesali perbuatannya. Namun dia merasa sedih melihat anaknya juga ikut terbakar.

Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hendro saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *