Peristiwa

Nunggu Pemesan di SPBU, 2 Kurir 80 Kilo Ganja Asal Aceh Dicokok Petugas

SumutDaily | Medan ~ Personil Unit Reskrim Polsek Medan Kota mengamankan 2 kurir 80 kilogram ganja asal Aceh Tenggara di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jalan AH Nasution, Medan.

Kedua kurir tersebut adalah Febri Zailani (26) dan Ishak Wahid (26). Keduanya sama-sama warga asal Desa Kuning I, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing didampingi Kanit Reskrim, Iptu Budiman Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (3/10/2017), menerangkan penangkapan kedua tersangka merupakan tindaklanjut atas adanya informasi dari masyarakat yang diterima pihaknya.

"Sewaktu diamankan, keduanya mengendarai mobil. Dari dalam mobil bernomor polisi BK 1917 S yang mereka kendarai itu, kita temukan barang bukti berupa 62 bal ukuran besar ganja ditambah 30 bal kecil. Berat keseluruhannya sekitar 80 kilogram lebih," jelas Martuasah.

Lebih jauh dikatakannya, ganja tersebut rencananya akan diedarkan di Medan. Dalam prosesnya, para tersangka dipandu oleh seseorang untuk mengantarkan ganja itu ke Medan dengan tujuan yang sudah ditentukan sebelumnya.

"Pengakuannya ketika tiba di Medan, para pelaku ini diarahkan untuk menemui seseorang yang ada di salah satu SPBU di sekitar Jalan AH Nasution tak jauh dari Asrama Haji Medan. Tapi transaksi yang akan dilakukan para pelaku ini sudah kita endus terlebih dulu. Saat keduanya sedang menunggu si pemesan, langsung kita tangkap," jelas Martuasah.

Atas temuan itu, kedua tersangka dan barang bukti digelandang ke Mapolsek Medan Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara salah seorang tersangka, Ishal Wahid yang ditanya wartawan, mengaku mereka diiming-imingi upah Rp10 juta bila berhasil mengantarkan ganja itu sampai ke pemesan. Untuk meyakinkan para pelaku, pemilik ganja memberikan uang jalan Rp500 ribu.

Tindakan nekat itu dilakukan, sambung pria yang kesehariannya berprofesi sebagai sopir tersebut, karena faktor ekonomi. Dan hal itu, sambungnya lagi, merupakan kali pertama dia menerima pekerjaan tersebut.

"Rencananya kami mau dikasih upah Rp10 juta kalau udah siap diantarkan. Kami cuma diarahkan  mengantarkan ganja itu ke SPBU dekat Asarama Haji Medan," sesalnya.

Atas perbuatannya, para tersangka yang diamankan terancam dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 111 Ayat (2)  UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *