Peristiwa

Pengemudi Ojek Online Tewas Dibegal di Jalan Juanda Medan

SumutDaily | Medan ~ Nasib naas dialami Ridwan Limbong. Pria 34 tahun warga Desa Helvetia, Kecamatan Helvetia yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online itu tewas setelah ditikam empat orang tak dikenal. Peristiwa itu terjadi di bundaran depan Hotel Pardede Jalan Ir Juanda, Medan, Sabtu (23/9/2017) sekira pukul 04.30 WIB.

Informasi diperoleh menyebutkan, peristiwa itu terjadi saat korban melintas di bundaran Hotel Pardede menggunakan sepedamotor Honda Vario BK 2132 AHC untuk menjemput penumpang. Tiba-tiba laju kendaraannya dihentikan empat pria mengendarai dua unit sepedamotor.

Curiga dengan keempatnya, korban berusaha kabur sambil berteriak "rampok!!". Teriakan itu terdengar oleh Yoki (30) petugas Satpam Singapore School warga Jalan Masjid Gang Pukay No. 51 dan Irwansyah (28) satpam Bank BNI Cabang Juanda warga Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Pancur Batu. Namun begitu keduanya tiba di lokasi kejadian, korban sudah terkapar bersimbah darah.

Sementara keempat pelaku berusaha melarikan diri. Namun seorang di antaranya bernama Mailando Dewantoro ketinggalan. Dia langsung diamankan oleh kedua petugas Satpam itu. Sedangkan korban segera dilarikan ke rumah sakit Dr Boloni di Jalan Mongonsidi tidak jauh dari lokasi kejadian menggunakan becak bermotor.

Melihat kondisinya sekarat, korban kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan. Namun naas korban menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan akibat kehabisan darah.

Kapolsek Medan Baru Kompol Hendra Eko Triyulianto SH SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Benar bang, telah terjadi tindak pidana yang menyebabkan korbannya meninggal dunia, akibat luka tusuk di dada sebelah kiri sedalam 1,5 cm, luka tusuk di paha kiri sedalam 2 cm dan luka tusuk di paha tengah sedalam 1 cm, serta luka lebam dibagian hidung dan tangan bawah sebelah kanan,” kata Hendra, Sabtu (23/9/2017) siang. 

Sedangkan tersangka, Mailando Dewantoro (24) diketahui beralamat di Jalan Tuba IV, No. 23, Kecamatan Medan Denai. Mailando, kata Kapolsek, telah diamankan. Sedangkan ketiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *