Hukum

Giliran PNS BPPT Medan Kena OTT Polda Sumut

SumutDaily | Medan ~ Usai mencuatnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungutan liar (Pungli) di Dinas Penanaman Modal Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Jumat (1/9/2017) kemarin, ternyata Polda Sumut juga melakukan OTT di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) Kota Medan di hari yang sama. 
OTT Tim Tipikor Ditreskrimsus Poldasu menangkap seorang PNS Dinas Pengelolaan dan Retribusi yang hendak bernama Nurlina. Ia mengaku dapat mengurus surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan (TDP) terhadap pemohon. 

Kasubdit III/Tipikor Poldasu, AKBP Putu Yudha dikonfirmasi membenarkan soal penangkapan ini. Menurutnya, penangkapan terhadap Nurlina bersamaan waktunya saat tim yang dia turunkan menangkap OTT di Dinas Penanaman Modal Provsu. "Benar di hari yang sama," kata Putu, Selasa (5/8/2017).

Sementara itu, pasca-OTT Pungli di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) Pemprov Sumut, Kabid Pelayanan dan Perizinan Infrastruktur, Ekonomi dan Sosial Corneti Sinaga tak masuk ke kantor. 

Sebelumnya juga, dia sempat tumbang saat akan diperiksa penyidik, Jumat (1/9/2017), usai menangkap Kahirri Rozi. 

Pemeriksaan terhadap Corneti Sinaga pun tak bisa dilanjutkan sehingga ia dilarikan ke Rumah Sakit Materna untuk menjalani perawatan. 

"Benar, mungkin pada saat pemeriksaan kondisinya lemah sehingga tidak bisa dilakukan pemeriksaan. Saat itu langsung dibawa ke rumah sakit," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, kemarin. 

Ia mengatakan, belum diketahui kapan penyidik melayangkan panggilan ulang untuk memeriksa Corneti Sinaga. Sebab, dikhawatirkan kondisinya belum pulih untuk diperiksa kembali. 

Namun, berdasarkan informasi dihimpun, Corneti yang katanya dirawat di rumahsakit Materna, Jalan Teuku Umar, No.11, Medan Petisah, sudah tak berada lagi di rumahsakit itu.

Pihak rumah sakit membenarkan Corneti Sinaga dirawat, hanya menjalani perawatan selama dua hari. Kondisinya sudah membaik sehingga memungkinkan untuk dibawa pulang ke rumahnya sejak Minggu (3/9/2017).

Pemeriksaan Corneti Sinaga berkaitan dengan ditangkapnya oknum PNS bernama Khairri Rozzi Nasution yang merupakan staff Corneti. Ia ditangkap karena melakukan praktik pungli pengurusan izin air bawah tanah kepada pemohon yaitu PT Bilah Plantindo dan PT Pangkatan Indonesia dengan meminta uang senilai Rp8,5 juta.

Sementara itu berdasarkan data yang dilansir Polda Sumut, sepanjang 2017 mulai Januari setidaknya ada 128 kasus dengan 207 tersangka. Sementara itu, Barang Bukti (BB) uang yang diamankan sebanyak Rp1.129.393.196. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *