Hukum

Diperiksa Polda Sumut, Kabid Pelayanan Perizinan Infrastruktur dan Ekonomi Pingsan

SumutDaily | Medan ~ Kabid Pelayanan dan Perizinan Infrastruktur, Ekonomi dan Sosial di  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) Pemprov Sumut, Corneti Sinaga gagal diperiksa tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut.

Informasi yang dihimpun wartawan di Mapolda Sumut, Selasa (5/9/2017), Corneti Sinaga langsung pingsan begitu penyidik baru saja memulai mengajukan pertanyaan padanya.

Pemeriksaan terhadap Corneti Sinaga pun tak bisa dilanjutkan sehingga ia dilarikan ke Rumah Sakit Materna untuk menjalani perawatan lebih lanjut, Jumat (1/9/2017) lalu.

"Benar, mungkin pada saat pemeriksaan kondisinya lemah sehingga tidak bisa dilakukan pemeriksaan. Saat itu langsung dibawa ke rumah sakit," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting.

Ia mengatakan, belum diketahui kapan penyidik melayangkan panggilan ulang untuk memeriksa Corneti Sinaga. Sebab, dikhawatirkan kondisinya belum pulih untuk diperiksa kembali. "Dilihat dulu kondisinya saat ini seperti apa. Nanti akan dikabarkan pemanggilannya kembali," ucap Rina.

Wartawan mencoba mendatangi Rumah Sakit Materna di Jalan Teuku Umar, No.11, Medan Petisah.

Dari jawaban pihak rumah sakit membenarkan Corneti Sinaga dirawat, hanya menjalani perawatan selama 2 hari. Kondisinya sudah membaik sehingga memungkinkan untuk dibawa pulang ke rumahnya sejak Minggu (3/9/2017).

"Oh, pasien atas nama Corneti Sinaga sudah pulang Minggu lalu," kata perawat berbaju ungu kepada wartawan di meja informasi rumah sakit.

Pemeriksaan Corneti Sinaga berkaitan dengan ditangkapnya oknum PNS bernama Khairri Rozzi Nasution lakoni pungli di dinas terkait oleh Tim Saber Pungli. Ia merupakan staf Corneti Sinaga.

Ia ditangkap karena melakukan praktik pungli pengurusan izin air bawah tanah kepada pemohon yaitu PT Bilah Plantindo dan PT Pangkatan Indonesia dengan meminta uang senilai Rp8,5 juta.

Dalam kasus yang lain, Tim Saber Pungli Polda Sumut juga melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap perempuan bernama Nurlina, PNS di Dinas Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Pemko Medan. Ia mengaku dapat mengurus surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan (TDP) terhadap pemohon. (sdc) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *