Ekonomi

Pembangunan Infrastruktur Sumut Masih Tertinggal

SumutDaily | Medan ~ Perwakilan dari Kepala Dinas Bina Marga Sumut, Iswahyudi mengatakan, infrastruktur di Sumut masih tertinggal. Kondisi pemantapan jalan di Sumut hingga akhir 2016 masih jauh dari baik. Persentasenya baru sekitar 80,83 persen yang baik. Sebab, di luar itu masih ada yang banyak lubang dan banyak tanah. 

Namun, jika dilihat dari topografis, bagaimana posisi Sumut di pulau Sumatera, letaknya di tengah pulau Sumatera. Sumut akses utama penghubung Aceh, Riau dan Sumbar. Aksebilitas dari pantai barat ke pantai timur pun sudah tersambung. 

"Target kemantapan jalan, perlunya inovasi dapat mengalokasikan pembiayaan dari luar APBD. Memang kemarin kita dapat bantuan dari pusat DAU untuk onfrastruktur sebesar Rp 60 miliar, itu masih kecil," ucapnya.

Disampaikannya, ada kebijakan-kebijakan dari gubernur, bagaimana untuk bantuan pihak ketiga menangani infrastruktur, yang digagas dari CSR pihak swasta. Pihaknya pun juga menginisiasi beberapa BUMN dan BUMD agar sebagian CSR masuk untuk menangani infrastruktur di Sumut. 

"Ada kredit khusus konstruksi, keringanan pada kontraktor untuk mendapatkan kredit. Dunia jasa konstruksi diberi kemudahan dan keringanan. Karena infrastruktur memiliki efek ganda bagi perkembangan perekonomian," jelasnya.

Terakit dengan perbaikan jalan, pihaknya pun berencana sampai 2018 bisa mencapai 88 persen. 

"Kita dikurung waktu. Kendala memang biaya, dan batasan anggaran. Ada kriteria jalan nasional, provinis dan kota. Saya akui salah satu yang harus dilakukan tersosialisasinya kewenangan kategori jalan tersebut. Itu salah satu tugas kami," katanya. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *