Kesehatan

RSUD Dr Pirngadi Akan Dibangun Dengan Skema KPBU

SumutDaily | Jakarta ~ Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi berharap dengan pengembangan RSUD Dr Pirngadi Medan, pelayanan yang diberikan semakin berkualitas sehingga masyarakat yang datang berobat, baik  yang berpenghasilan tinggi maupun rendah semakin meningkat. Dengan demikian menjadi subsidi silang yang lebih mengoptimalkan fungsi sosial rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
                
Harapan ini disampaikan Wali Kota  dalam acara Market Sounding Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Pengembangan RSUD Dr Pirngadi Medan di Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) Jalan Gatot Subroto Jakarta, Rabu (9/8/2017).
                
Dikatakan Walikota, rencana pengembangan RSUD Dr Pirngadi telah cukup lama dirancang dan menjadi salah satu arah kebijakan pembangunan bidang kesehatan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021.
                
“Alhamdulilah dengan keluarnya Peraturan Presiden No.38 tahun 2015 tentang KPBU, maka proyek pengembangan RSUD Dr Pirngadi dipilih sebagai proyek sosial yang akan dibangun dengan skema KPBU,” kata Wali Kota.

Pengembangan RSUD Dr Pirngadi dengan skema KPBU ini, jelas Wali Kota, tentunya suatu terobosan baru bagi pemerintah daerah. Sebab pemerintah daerah bisa membangun fasilitas umum di bidang kesehatan tidak terlalu membebankan kepada APBD. Dengan demikian APBD dapat dimanfaatkan untuk program-program lainnya.

Dalam pengembangan RSUD Dr Pirngadi, Wali Kota menjelaskan, proyek yang dirancang dengan membangun gedung baru di salah sisi lokasi rumah sakit dan merenovasi gedung eksisting dengan mempertahankan ciri khas arsitektur heritage yang ada. Sebab RSUD Dr Pirngadi dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda sehingga sebagian bangunanannya merupakan bangunan heritage yang memiliki daya tarik tersendiri. Serta pengadaan alat-alat kesehatan yang akan mendukung opeasional pelayanan rumah sakit.

“Untuk itu melalui market sounding ini, kami berharap para investor dan para pelaku dapat bekerjasama untuk membangunan RSUD Dr Pirngadi. Namun harus kami sampaikan bahwa rumah sakit ini adalah rumah sakit pemerintah sehingga penyelenggara pelayanan kesehatan tetap akan diselenggarakan oleh Pemko Medan,” jelas Wali Kota.

Oleh karena itulah, kata Wali Kota, pihaknya hanya bisa menawakan kerjasama dalam pembangunan prasarana, pengadaan alat-alat kesehatan dan perawatannya, serta fasilitas penunjang pelayanan lainnya yang mungkin dapat didiskusikan lebih lanjut.

Selanjutnya Wali Kota juga mengharapkan saran dan masukan agar kerjasama ini dapat terjalin, baik melalui forum ini maupun saat one on one meeting nantinya. Tak lupa Eldin menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kantor Bersama KPBU yang telah memfasilitasi kegatan ini, tim pemerintah pusat, tim JICA Jepang, KPPIP Support Facilty atas kerjasama dan dukungan yang diberikan khususnya dalam penyusunan kajian oerencanaan proyek KPBU RSUD Dr Pirngadi Medan.

“Mudah-mudahan melalui keiatan ini, kita dapat menjalin kejasama, terkhusus para pelaku usaha agar dapat berinvestasi dalam proyek ini. Insya Allah proyek ini aman, sebab kita didukung dengan peraturan yang jelas. Kemudian ada lembaga/kementrian yngakan memfasilitasi dan mengawasi serta memberikan jaminan terhadap pelaksanaan proyek ini nantinya,” paparnya.                       

Selain sambutan Wali Kota, Market Sounding Proyek KPBU Pengembangan RSUD Dr Pirngadi Medan diisi dengan presentasi berjudul “The Development of Dr Pirngadi Hospital” yang disampaikan Kepala Bappeda Kota Medan, Wirya Alrahman. Kemudian presentasi “Central Gevernment of Infrastructur: Availability Payment” oleh Direktorat jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kementran Keuangan serta presentasi “Regional Government Support of Infrastructure” oleh Direkur Pendapatan Daerah Kementrian Dalam Negeri. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *