Peristiwa

Penampilan Etnis Simalungun di PSBD Asahan jadi Ajang Kampanye

Sumutdaily, Asahan  : Pagelaran seni dan budaya etnis Simalungun di tuding sebagai sarana politik Partai Demokrat pada Pentas Seni dan Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan 2017.

Acara yang seyogyanya  ditujukan untuk menampilkan berbagai kesenian daerah Simalungun dilapangan PSBD Kisaran pada Sabtu (29/7/2017) malam  itu, justru  diisi dengan pidato pidato politik dalam mendukung JR. Saragih  maju menuju Sumut1.

Pantauan awak media  acara yang dihadiri oleh ribuan pengunjung itu sempat diwarnai dengan teriakan  yang menandakan kekecewaan.

Para pengunjung menyebutkan bahwa PSBD Kabupaten Asahan merupakan acara kesenian daerah dan bukan acara kampanye.

"Huuuuu,… Ini acara kesenian daerah, bukan acara kampanye", teriak para pengunjung. "Kalau mau kampanye, buat acara sendiri. Jangan disini", timpal para pengunjung lainnya.

Menurut salah seorang pengunjung, Indra,(38)kesan sebagai panggung politik dapat dilihat dari pemasangan baliho bergambar orang nomor satu di Kabupaten Simalungun itu, di posisi kiri depan panggung.

Selain itu, disisi kiri dan kanan tangga menuju keatas panggung juga terpasang Neon Boks, dimana pada sisi kiri terdapat gambar JR Saragih, sementara di sisi kanan terdapat tulisan "Semangat Baru Sumut".

"Dari penataan panggung yang memasang gambar Pak JR dan dan membawa bawa atribut partai saja, kita sudah tahu kalau acara ini jelas bermuatan politis", jelas Indra.

Rangkaian acara yang dimulai dari sekitar pukul 08.00WIB itu, di dominasi dengan pidato para kader demokerat, seperti Ketua DPRD Simalungun Johalim Purba, Ketua DPC Partai Demokrat Asahan Ilham Harahap dan Ketua DPD Demokrat Sumut JR Saragih.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Simalungun Johalim Purba tampak mengajak para pengunjung ikut menyanyikan lagu Garuda di Dadaku, dengan lirik yang telah diubah.

Pada lirik lagu tersebut, diantaranya berisi kata kata yang menyebutkam bahwa JR kebanggaanku dan kali ini pasti menang.

Johalim, pada saat bernyannyi diantaranya didampingi Ilham Harahap dan anggota DPRD Asahan dari Fraksi Demokrat lainnya, seperti Irwansyah Siagian dan Lela Sari Sinaga.

Pada kesempatan selanjutnya, Ketua DPC Demokerat Asahan Ilham Harahap bahkan sempat mengumpulkan para kader Demokrat Tanjungbalai, Asahan dan Batu Bara yang hadir pada acara saat itu.

Ilham memimpin ikrar bersama  yang menyatakan sikap, bahwa siap medukung dan memenangkan JR Saragih menjadi  orang nomor 1 di Sumut.

Dalam pidatonya, Ilham sempat meminta maaf atas rangkaian acara tersebut. Ia berdalih,  berdalih bahwa rangkaian acara yang diisi dengan membawa atribut partai dan pernyataan sikap bukanlah kampanye politik.

"Sebelumnya saya minta maaf karena mengambil waktu sedikit. Tapi yang jelas ini bukan kampanye politik, karena masa kampanye belum dimulai", kata Ilham. 

Sementara itu, permintaan maaf juga turut disampaikan oleh JR Saragih. JR yang juga sebagai Ketua Presidium Partuha Simalungun menyebutkan bahwa kejadian itu merupakan reaksi spontan dari para kader Partai Demokrat.

"Tidak ada direncanakan. Ini hanya reaksi spontan kader saja", katanya. Usai permohonan maaf itu, JR langsung mengajak para pengunjung untuk ikut bersama menyanyikan lagu berjudul Elvi.

Sementara acara yang berisi kegiatan kesenian dan budaya  daerah Siamalungun baru dimulai dengan tari tarian pada sekitar pukul 22.00WIB.

Terkait hal itu, Wakil Bupati Asahan Surya menolak berkomentar saat hendak dikonfirmasi tentang seputar kegiatan tersebut saat menghadiri acara.

Melalui Kabag Protokol Setdakab Asahan, Darwinsyah Lubis, Surya menyarankan agar meminta keterangan dari Plt Kadis Kominfo Kabupaten Asahan saja. 

"Kata Pak Wakil, langsung aja ke Pak Dayat (Rahmad Hidayat Siregar)", kata Darwinsyah singkat, kepada awak media  (Azhar Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *