Peristiwa

Abaikan Surat Edaran Bupati, Sky Karaoke Di Police Line Polisi

Sumutdaily | Asahan ~ Menyikapi Surat Edaran Bupati Asahan dengan Nomor 451/2598 tentang himbauan penutupan tempat hiburan selama bulan Ramadhan, Sat Reskrim Polres Asahan menutup dan memasang police line di karaoke Sky yang berada di Jalan HM Yamin Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kota Kisaran Timur. Pasalnya, tempat hiburan malam itu mengabaikan Surat Edaran Bupati Asahan.

Hal itu dikatakan Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Bayu Putra Samara didampingi beberapa Kanitnya kepada SNT, Rabu (7/6/2017) kepada wartawan. Ia membenarkan pihaknya menutup operasi Sky Karaoke dan memasang police line di gedung Karaoke tersebut. 

"Sky Karaoke terpaksa kita suruh tutup karena tidak mengindahkan himbauan Bupati Asahan terkait perintah jangan beroperasinya tempat hiburan selama bulan Ramadhan dan bukan itu saja SKY Karaoke juga telah memperbolehkan anak dibawah umur untuk masuk kedalam ruangan karaoke tersebut," ujarnya. 

Bayu juga manambahkan bahwa selama ini Sky Karaoke ternyata tidak memiliki izin operasional dari instansi yang berwenang.

"Kami sudah memberikan kesempatan kepada pemilik Karaoke Sky untuk melengkapi surat izin tersebut, namun sampai saat ini pengusaha karaoke tersebut membandal dan tidak juga melengkapi surat izin sebagaimana mestinya," ujar Bayu. 

Bayu juga menyebutkan selain menutup Sky Karaoke pihaknya juga melakukan pendataan terhadap pengunjung Sky Karaoke di Mapolres Asahan, dan setelah dilakukan pendataan pengunjung dipulangkan setelah mendapat jemputan dari pihak keluarga

"Kami akan memproses pengusahanya sesuai dengan aturan dan perundang undangan yang berlaku, dan melarang pengusaha tersebut membuka usahanya sebelum semua perijinan sebagaimana mestinya dipenuhi," ungkapnya.

Terpisah, salah seorang warga disekitar Sky Karaoke mengaku tidak mengetahui kalau Sky Karaoke tersebut tak punya ijin operasional.

"Nggak tahu bang, lagian menurut kami memang cocok la karaoke ini di tutup, namanya saja karaoke keluarga tapi jika di malam hari kita sering melihat wanita dengan pakaian minim keluar masuk karaoke ini, dan tidak menutup kemungkinan daerah ini nantinya akan tidak nyaman serta banyak mengundang kejahatan," sebutnya. (Azhar Nasution)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *