Ekonomi

Lecehkan Himbauan Bupati, PC-PMII Sayangkan Sikap Pengusaha

Sumutdaily | Asahan ~ Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Asahan menyayangkan sikap sejumlah pengusaha yang melecehkan surat edaran Bupati Asahan Nomor 451/2598 tentang imbauan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1438 H, demikian disampaikan Ketua PC-PMII Asahan Revanda Lesmana, Sabtu (3/6/2017) di Kisaran.

Imbauan dimaksud ditujukan kepada pengusaha tempat hiburan cafe, karaoke, biliard dan game ketangkasan agar tidak beroperasi selama Ramadhan.

"Sayangnya, surat edaran Bupati Asahan dikeluarkan tanpa dibarengi sanksi hukum. Begitupun, pengusaha yang mendapatkan izin usaha dari pemerintah daerah seharusnya mematuhi himbauan itu, sehingga ada rasa saling menghargai," kata Revanda.

Pihaknya prihatin dengan sikap intoleran yang diperlihatkan pengusaha tempat hiburan dan game ketangkasan yang tetap beroperasi. "Dengan tetap membuka usaha tersebut, maka sudah melecehkan Bupati Asahan selaku kelapa daerah," tambahnya.

Revanda meminta kepada Pemerintah, bagi pengusaha yang tidak mengindahkan himbauan resmi kepala daerah, dapat dikenai sanksi berupa peninjauan bahkan pencabutan izin usaha.

Revanda menilai, tanpa ada teguran, bisa saja surat edaran Bupati Asahan yang menghimbau pengusaha untuk menghormati bulan suci Ramadhan ini hanya himbauan melepaskan tanggungjawab sebagai kepala daerah.

"Bupati sudah bisa mengambil tindakan dengan memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan bagian perizinan untuk mengawal surat edaran tersebut. Namun apa yang kita lihat, Satpol PP sebagai pengaman Peraturan Daerah (Perda) belum ada melakukan penindakan," kata Revanda.

PC PMII Kabupaten Asahan dalam waktu dekat akan melakukan aksi sebagai bentuk keprihatinan, di mana surat edaran Bupati yang dilecehkan oleh pelaku usaha. (Azhar Nasution)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *