Kesehatan

Jenis Olahraga yang Sesuai untuk Anak Anda

Sumutdaily.com ~ Olahraga rutin penting untuk menjaga kondisi tubuh, tak terkecuali untuk anak-anak. Tak perlu alat yang rumit dan aktivitas yang berat, permainan sederhana seperti petak umpet pun dapat menjadi aktivitas fisik yang menyehatkan bagi anak.

Layaknya orang dewasa, olahraga untuk anak tetap perlu memperhatikan tiga aspek utama, yaitu: aerobik, ketahanan otot, dan kekuatan tulang. Selain ketiga aspek tersebut, pemilihannya pun harus disesuaikan dengan usianya. Terutama pada anak usia sekolah, yaitu 6-12 tahun, aktivitas anak yang begitu padat harus diseimbangkan dengan aktivitas fisik atau olahraga.

Berikut panduan umum memilih jenis aktivitas fisik untuk anak:

  • Usia 0–2 tahun 

    Kelompok anak usia ini umumnya masih pada tahap belajar menguasai berbagai kemampuan motorik. Anda dapat mulai melatih otot anak dengan gerakan seperti mengepakkan sayap, mendorong, dan mengayuh sepeda.

  • Usia 2–5 tahun

    Di usia ini anak mulai menguasai berbagai gerakan dasar. Namun, masih terlalu muda untuk dikenalkan pada olahraga permainan yang terstruktur.

    Anda dapat bermain lempar bola, lompat katak, petak umpet, atau menari dengan iringan lagu.
     

  • Usia 5–13 tahun 

    Anak usia sekolah sudah dapat dikenalkan dengan olahraga permainan terstruktur baik individual maupun berkelompok, seperti sepak bola, bulu tangkis, bola kasti, lompat tali. Kegiatan ini penting untuk membangun fisik, ketahanan otot, koordinasi, sekaligus kepercayaan dirinya.

Selain itu, Anda tetap dapat menjaga anak tetap aktif di rumah melalui hal sederhana seperti berjalan pagi, bersepeda, melakukan pekerjaan rumah seperti menyapu, dan membersihkan kamar tidur.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan aktivitas fisik selama 60 menit setiap hari untuk anak. Hal senada juga disampaikan oleh American Heart Association. Tentu saja, anak tak perlu melakukan olahraga sekaligus dalam waktu 60 menit.

Anda dapat membaginya menjadi beberapa bagian. Misalnya 20 menit di pagi hari dengan berjalan menuju ke sekolah, 10 menit di siang hari dengan bermain lompat tali, dan 30 menit dengan permainan bebas seperti petak umpet atau sekadar bersepeda keliling rumah.

Kini tak perlu bingung lagi menentukan olahraga untuk anak. Anda dapat melakukannya melalui hal sederhana. Tapi yang terpenting tetap awasi anak selama berolahraga dan beri dukungan kepadanya. Salah satu bentuk dukungan Anda bagi anak yang aktif berolahraga adalah dengan memastikan kecukupan energi hariannya melalui makanan bergizi seimbang, dan lengkapi nutrisinya dengan segelas MILO setiap sarapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *