Peristiwa

Terjaring Razia Pekat, Pria Ini Ngaku Dari Mabes Polri

Sumutdaily | Asahan ~ Satpol PP Kabupaten Asahan saat melakukan razia Penyakit Masyarakat (Pekat) di sejumlah hotel melati di Kota Kisaran, Sabtu (20/5/2017) malam.

Seorang  pria dan wanita bukan berstatus suami istri terjaring razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Asahan dari sebuah hotel melati di Jalan Imam Bonjol Kisaran.

Sebelum diamankan pria berinisial AR kelahiran Jakarta itu mengaku anggota Kepolisian dari Mabes Polri. “Saya anggota Mabes Polri. Saya sedang bersama istri saya,” kata AR kepada petugas.

Mendapat penjelasan Ar, petugas sempat yakin bahwa Ar adalah anggota kepolisian dan meninggalan kamar hotel. Hanya saja, salah seorang petugas Kepolisian Polres Asahan AIPTU M Syafii ragu dan mengajak kembali petugas Sat Pol PP untuk memeriksa dokumen kependudukan dan keanggotaan Ar.

“Ngga ada itu. Nggak benar ada anggota polisi dari Mabes yang sedang bertugas di Kisaran,” kata Syafii.

Ternyata, saat diperiksa kembali AR tidak lagi mengaku sebagai personil kepolisian, namun sopir di Mabes Polri.  “Saya bukan personil. Tapi saya sopir dari Mabes Polri,” kata Ar berdalih.

Mendengar pengakuan Ar, petugas langsung membawa pasangan diduga mesum itu ke dalam mobil yang telah disiapkan.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Asahan Siti Rosmita Hasibuan menjelaskan, bahwa razia yang dilakukan pihaknya guna memberantas penyakit masyarakat, khususnya saat menjelang Ramadhan.

“Penindakan yang kita lakukan adalah untuk memberantas penyakit masyarakat, menyambut bulan Ramadhan,” katanya.

Selanjutnya, pasangan tersebut digelandang ke dalam mobil untuk dibawa ke Dinas Sosial Kabupaten Asahan. “Pasangan akan kita data dan diberikan pembinaan,” tutupnya.(Azhar Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *