Sumut Today

Dinas Kominfo Asahan Himbau Warga Asahan Sadar PBB-P2 Untuk Pembangunan Asahan

Sumutdaily | Asahan ~ Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD)
menyebutkan bahwa penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P-2) di setiap Kecamatan per akhir bulan telah mencapai 50 persen.

Hal ini diungkapkan kepala BPPD Asahan Mahendra melalui Plt. Dinas Kominfo Asahan Rahmat Hidayat Siregar melalui siaran persnya yang diterima awak media, Jumat (19/5/2071).

Rahmat Hidayat menyebutkan bahwa dengan membayar pajak berarti ikut membangun Asahan. 

"Berdasarkan UU No. 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan merupakan salah satu objek yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten/Kota," ujarnya.

Rahmat Hidayat juga menambahkan bahwa pajak mempunyai peran yang sangat vital dalam melaksanakan pembangunan yang berkesinambungan.

"Pemerintah Kabupaten Asahan melalui BPPD akan berusaha maksimal untuk memenuhi target pembayaran pajak dengan menjalin kerjasama dengan pihak Kejaksaan Negeri Asahan untuk membantu pemerintah daerah dengan cara menghimbau masyarakat agar membayar pajak tepat waktu sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

Selanjutnya Dayat menyatakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Ketentuan umum dan tata cara pemungutan pajak daerah dan Peraturan Daerah Kabupaten Asahan Nomor 11 tahun 2011 tentang pajak daerah bahwa setiap pelayanan hotel, rumah makan dan restoran atau kepada orang pribadi atau badan dipungut pajak sebesar 10 persen dari jumlah pembayaran dengan menggunakan bill bon pembayaran atau dokumen lain yang sejenis ataupun menghitung sendiri dan menyetorkan langsung ke rekening Kas Daerah Kabupaten Asahan atau Bendahara Penerima BPPD Kabupaten Asahan.

"Untuk itu kepada setiap Rumah Makan, Restoran dan Perhotelan yang berada di Kabupaten Asahan wajib menggunakan bill bon pembayaran yang nantinya akan dipergunakan kepada setiap pengunjung di Rumah Makan, Restoran dan Perhotelan," ujarnya.

Lebih lanjut Rahmat Hidayat menghimbau kepada semua lapisan masyarakat yang bertempat tinggal dan atau memiliki lahan di Kabupaten Asahan untuk membayar PBB-P2 sehingga nantinya dapat digunakan untuk membiayai pembangunan daerah seperti membangun infrastruktur jalan, sarana dan prasarana yang kesemuanya itu akan dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. 

"Marilah kita dengan penuh kesadaran untuk mendaftarkan apabila kita telah memiliki atau menguasai suatu bidang tanah atau bangunan untuk membayar atau menyetorkan pajaknya pada tempat yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Daerah. Saya juga mengharapkan partisipasi dari semua lapisan masyarakat, Kepala Dusun, Kepala Desa, Lurah dan Camat untuk menggali potensi pendapatan pajak PBB serta mengajak masyarakat untuk mendaftarkan dan membayar PBB-P2. Dengan kesadaran masyarakat dalam mendaftarkan dan membayar Pajak PBB-P2 secara otomatis akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Daerah. Dengan demikian, pelaksanaan dan perencanaan pembangunan yang dibuat oleh masyarakat mulai dari Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang Kecamatan dapat terealisasi" tulis Rahmat Hidayat dalam siaran persnya.(Azhar Nasution)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *