Kesehatan

TMMD Ke-99, TNI Gandeng Kemenkes Bangun 1 Juta Jamban

Sumutdaily | Jakarta ~ TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 akan membangun 1 juta jamban. Program yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini terkait penangangan kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat. Pasalnya, berdasarkan data, saat ini sekitar 24 juta keluarga di Indonesia belum memiliki sanitasiyang baik.

"TMMD adalah perwujudan sinergi program TNI dan Kementerian Kesehatan terkait penanganan kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat. Ini implementasi komitmen TNI bersama membangun bangsa," ujar KSAD Jenderal Mulyono di Jakarta, Selasa (16/5/2017). 

Mulyono mengatakan kemajuan pembangunan masih belum dibarengi dengan peningkatan kesehatan masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kurang layaknya sanitasi di masyarakat. 

"Sesuai data, 24 juta keluarga di Indonesia belum punya sanitasi yang baik, persoalan kemiskinan, keterpencilan, dan ketidaktahuan pentingnya masalah kesehatan. Untuk membantu mengurangi atau mengatasi permasalahan tersebut, TNI mencanangkan suatu Gerakan Masyarakat Membangun Satu Juta Jamban yang disingkat Gema Sang Juara," katanya. 

Senada dengan KSAD Jenderal Mulyono, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan program Gema Sang Juara merupakan bentuk pengejawantahan program Indonesia Sehat. Nila menyebut akses air bersih dan sanitasi merupakan hal utama menjaga kesehatan masyarakat. 

"Program Indonesia Sehat diejawantahkan dengan paradigma sehat. Mengubah mindset masyarakat agar sehat. Kami mengetahui, pertama, akses air bersih dan sanitasi adalah hal yang utama, 24 juta keluarga belum punya sanitasi jamban yang sehat adalah tentu munculnya penyakit," ujar Nila. 

Dia juga menyoroti perilaku masyarakat yang belum menerapkan hidup sehat. Salah satunya BAB di kali. "Kami baru kembali dari Banjarmasin. Menanyakan apa yang sering menjadi rujukan penyakit, di ruangan anak banyak diare. Hulunya apa, masih banyak yang duduk di Sungai Barito, memang enak saling bergosip ria ada yang di atas dan di bawah, ada yang mandi, cuci baju sekalian, bagaimana tidak diare," ucapnya. 

Untuk itu, kerja sama ini merupakan sinergi antarlembaga pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan Indonesia. Selain menghemat anggaran, jangkauan wilayah akan lebih luas. 

"Kemenkes tidak mungkin bekerja sendiri, menggandeng kementerian lain bersama-sama menyelesaikan masalah Indonesia, bekerja sama dengan TNI, masalah tentang sanitasi 32 juta keluarga masih belum punya sanitasi jamban yang sehat, mengapa kita tidak bersama-sama. Tidak mungkin Kemenkes jambanisasi di masyarakat seluruh daerah di Indonesia. Kami menggandeng PUPR juga, kami keroyokan lebih baik. Hasilnya positif dan yang bekerja banyak," kata Nila. 

Program Gema Sang Juara sejalan dengan program pemerintah pada 2018 tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang buang air besar sembarangan. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, 3.000 Babinsa akan dilatih menjadi tenaga penyuluh kesehatan, terutama sanitasi. 

Kegiatan TMMD ke-99 ini akan dilaksanakan pada 4 Juli hingga 2 Agustus 2017. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di 58 kabupaten/kota, dan 60 kecamatan, serta 92 desa di seluruh Tanah Air. Sebanyak 58 satuan setingkat kompi (SSK) dan 8.700 petugas instansi terkait juga akan turun ke lapangan. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *