Kesehatan

Atasi Rematik dengan Terapi Jus Sayur dan Buah

Sumutdaily.com ~  Konsumsi jus buah dan sayuran merupakan salah satu cara mendapatkan antioksidan yang diperlukan untuk meredakan rematik. Popularitas terapi ini bahkan terus meningkat karena dianggap alami dan aman.

Makanan, telah sejak lama diketahui memiliki peran dalam proses peradangan yang terjadi di dalam tubuh, termasuk rematik. Makanan siap saji, gorengan, dan makanan dengan akdar gula yang tinggi dapat memicu peradangan lewat pembentukan radikal bebas.

Untuk melawan serangan radikal bebas itulah diperlukan antioksidan. Maka, di sinilah peran sayur dan buah-buahan yang kaya akan kandungan antioksidan sangat diperlukan.

Tak hanya itu, jus juga dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini perlu diperhatikan bila Anda menderita rematik. Sebab sel-sel lemak mengandung hormon leptin yang dapat memperberat peradangan. Semakin sedikit sel lemak, semakin sedikit pula kadar leptin yang bersirkulasi dalam darah.

Jus yang terbaik untuk penderita rematik, berasal dari sayuran. Sayuran kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan betakaroten serta mineral seperti tembaga dan kalsium yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas. Anda bisa memanfaatkan wortel, paprika, dan tomat.

Sayuran yang tergolong dalam keluarga crucifera seperti brokoli, bunga kol, dan kembang kol juga baik untuk kesehatan sendi karena mengandung sulforaphane. Senyawa ini dapat menghambat proses peradangan dan kerusakan tulang rawan pada osteoarthritis (OA).

Keluarga buah berry, jeruk, lemon, semangka, anggur, dan melon tergolong kaya akan antioksidan seperti vitamin C, betakaroten, dan anthocyanin. Semangka diketahui dapat mengurangi kaku dan pegal-pegal akibat nyeri sendi.

Sedangkan anggur mengandung pula senyawa resveratrol yang memiliki potensi antiradang yang sangat kuat. Berbagai studi menemukan bahwa komponen ini memiliki cara kerja yang sama seperti ibuprofen yang sering digunakan untuk mengatasi rematik.

Sebagian orang mungkin kurang suka mengonsumsi jus yang hanya mengandung sayuran karena terasa kurang enak di lidah.

Karena itu, sayuran dapat dipadu dengan buah-buahan agar terasa lebih manis. Komposisi yang dianjurkan sebanyak 80% sayur dan 20% buah agar kandungan gula tidak terlalu tinggi.

Untuk mengatasi rematik, dianjurkan mengonsumsi 1 –2 gelas jus dalam sehari. Jus juga dapat dicampur dengan bumbu masakan yang memiliki komponen antiradang seperti jahe, kunyit, dan kayu manis. Jus harus segera diminum setelah dibuat karena vitamin dan mineral di dalamnya mudah terurai.

Jjika ingin mendapatkan manfaatnya secara optimal, sebaiknya Anda tidak menambahkan gula pasir atau pemanis lainnya. Konsumsi pemanis yang terlalu banyak dapat meningkatkan berat badan dan meningkatkan kadar gula darah yang dapat membuat keluhan rematik kambuh, selain juga meningkatkan risiko diabetes.

Jadi, jelas bahwa terapi jus bermanfaat untuk mengatasi rematik. Hal yang terpenting jus dibuat sendiri tanpa tambahan apapun seperti pemanis untuk mendapatkan manfaat yang optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *