Pendidikan

97 Lulusan PDAR Diterima di SNMPTN dan SPAN-PTKIN Tahun 2017

Sumutdaily | Medan ~ Sebanyak 97 lulusan Pesantren Darul Arafah Raya diterima di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN). 

Hal itu dikatakan Ketua Yayasan Pesantren Darul Arafah (YPDA) H Indra P Lubis MA pada acara Wisuda Sarjana STAIDA 23 dan Pengukuhan Alumni Santri Angkatan 26 dan Alumni Dyah Galih Agung Angkatan 19 Pesantren Darularafah Raya, Sabtu (6/5/2017) lalu.

Menurutnya, prestasi itu merupakan suatu kebanggaan bagi keluarga besar Pesantren Darularafah Raya. "Untuk itu saya atas nama seluruh keluarga besar Pesantren Darularafah Raya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak ibu sekalian," kata Indra P Lubis yang kerap disapa ustadz Indra itu.

Dijelaskan ustadz Indra, YPDA yang lahir pada 17 Agustus 1985 mempunyai Visi untuk menjadi lembaga Pendidikan Islam yang unggul dan mampu menghasilkan kader-kader ulama dan umaro’ yang dinamis. Dengan visi ini, Pesantren Darularafah Raya menerapkan pendidikan serta pengajaran dengan pola pesantren yang dipadukan dengan Pendidikan Nasional dan senantiasa mengikuti perkembangan yang ada. 

Pada Tahun Pelajaran 2016-2017 ini, kata Indra P Lubis, Pesantren Darularafah Raya menaungi tujuh jenjang pendidikan dengan jumlah santri/dyah lebih dari 2700 orang. Masing-masing Taman Kanak-Kanak Islam Arafah, Sekolah Dasar Islam Arafah,    Madrasah Tsanawiyah Darularafah, Madrasah Aliyah Darularafah, SMP Swasta Galih Agung, SMA Swasta Galih Agung dan Sekolah Tinggi Agama Islam Darularafah.

"Adalah suatu kesyukuran yang tidak salah kami ungkapkan pada acara ini bahwa pada tahun ini berbagai prestasi telah dicapai oleh Pesantren Darularafah Raya," katanya.

Keberhasilan itu adalah Pembukaan Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Hukum Islam di STAI Darularafah untuk Tahun Akademik 2017-2018, Kelulusan Santri/Dyah Jalur SNMPTN dan SPAN-PTKIN Tahun 2017  sebanyak 96 orang.

Masing-masing 11 orang di Universitas Sumatera Utara, tiga orang di Politeknik Negeri Medan (Polmed), lima orang di Universitas Negeri Medan, 1 orang di Universitas Brawijaya, satu orang di Universitas Riau, tiga orang di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, tujuh orang di UIN Jakarta, satu orang di Universitas Sultan Syarin Kasim Riau, dua orang di UIN Ar Raniry Banda Aceh, satuorang di Universitas Negeri Padang, satu orang di Universitas Jenderal Soedirman, dua orang di IAIN Padangsidimpuan, satu orang di UIN Sunan Gunung Jati, dan 57 orang di UIN Sumatera Utara. 
 
"Alhamdulillah Pesantren Darularafah Raya yang pada saat ini telah berusia 32 tahun, hari ini kembali menghantar 34 orang Mahasiswa STAIDA, 164 Santri dan 155 Dyah, untuk mengakhiri tugas belajar mereka di Pesantren Darularafah Raya. Dalam kesempatan kali ini kami memohon doa dari Bapak/Ibu dan seluruh hadirin agar mereka dapat menjadi anak-anak soleh bagi kedua orang tuanya dan dapat mengamalkan ilmunya serta menjadi tauladan yang baik di masyarakat menjadi perekat umat yang berjuang untuk agama bangsa dan negara, Amin Ya Rabbal 'Alamin," katanya.

Selaku ketua Yayasan Pesantren Darularafah Raya, ustadz Indra mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak. Baik dari instansi pemerintah dan swasta, politisi, dan tokoh-tokoh masyarakat atas bantuan moril maupun material demi kelangsungan pendidikan yang ada di PDAR.

"Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada para wali wisudawan yang selama beberapa tahun mempercayakan anak-anak terbaik mereka untuk dididik di Pesantren Darularafah Raya, kami mohon maaf kalau kiranya kami belum dapat memenuhi harapan Bapak/Ibu sekalian. Akhirnya kami ucapkan selamat kepada para Wali Wisudawan juga anak-anak yang akan diwisuda pada hari ini," kata ustadz Indra. (sdc/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *