Olahraga

POBSI Asahan, Anak Bawang Boyong Tiga Medali di Kejurda Gubsu

Sumutdaily | Asahan ~ Baru Seumur jagung Persatuan Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Asahan berhasil memboyong dua emas dan satu perunggu di Kejurda Piala Gubernur 2017.

Plt Kadis Porabudpar Kabupaten Asahan Hasbi Simbolon, saat menerima audiensi Ketua POBSI Kab Asahan M Dadang Irwan Rany, didampingi SEkretaris Paringgonan Siregar, Bendahara Khairul Anhar Harahap, bersama atlet, terkejut karena PBSI Kabupaten Asahan terbentuk di Asahan masih sekitar dua bulan, dan saat perdana mengikuti event tingkat provinsi sudah berhasil meraih dua emas dan satu perunggu.

“Saya sangat mengapresiasi prestasi ini, dan kita berharap prestasi ini bisa terus ditingkatkan untuk nama baik Kabupaten Asahan,” jelas Hasbi.

Hasbi juga berharap POBSI ini bisa lebih baik, dengan mengembangkan sayap untuk bisa menjaring atlet, sehingga Kabupaten Asahan menambah daftar olahraga unggulan.

“Dan yang lebih penting, atlet berprestasi Asahan menjadi contoh bagi generasi muda di Asahan dalam memerangi Narkoba,” jelas Hasbi.

Sedangkan Ketua POBSI Kabupaten Asahan M Dadang Irwan Rany, dalam mengembangkan sayap olahraga biliar, pihaknya tentunya tidak terlepas dari peran serta pemerintah. Mengingat masih banyak event yang akan diikuti POBSI, baik itu tingkat provinsi dan nasional.

“Target kami, POBSI Asahan bisa lolos seleksi PON, dan ikut menyumbangkan atlet untuk memperkuat Sumut,” jelas Dadang.

Dadang juga menjelaskan, dalam Kejurda Piala Gubernur yang berlangsung pada 24-30 April lalu di Palladium Mall Medan, mengirimkan enam atlet, dan berhasil membawa medali emas Elly Syaputra Harefa di kelas bola 10 singel, kemudian bola 15 double (Elly Syaputra Harfe-M Iqbal). Dan selanjutnya Elly juara empat dengan medali perunggu di kelas Snooker. Sedangkan atlet lainnya, Imbran Sirait di kelas bola 8 dan 10, Ramadhan kelas bola 9 dan 15, Indra bola 9 dan 15, dan Ronal di bola 8 dan 10, belum berhasil.

“Kami sangat puas dengan hasil atlet kami. Dan tentunya banyak pelajaran yang kami ambil dari event itu untuk meningkatkan mutu atlet biliar di Asahan,” jelas Dadang. (Azhar Nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *