Sumut Today

Babinsa 18/Brandan Dampingi Petani Rawat Tanaman Padi

Sumutdaily | Brandan ~ Penyemprotan serta penyisipan tanaman padi salah satu cara untuk mengantisipasi hama ulat penggulung daun maupun wereng. Selain itu juga untuk memberikan kesuburan terhadap batang padi serta menghilangkan rumput ilalang yang bakal tumbuh di sekitar padi.

Pengendalian gulma padi sawah umumnya sudah dilakukan oleh para Babinsa dan petani baik dengan penggunaan tenaga manusia (penyiangan tangan) dengan peralatan khusus (landak/gasrok) ataupun cara kimiawi dengan penggunaan herbisida atau penyemprotan dengan racun gulma tanaman liar. Melalui kegiatan itu, tanaman padi akan tumbuh subur dan diharapkan hasil panen maksimal.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 18/Berandan Kodim 0203/Langkat Serda Budi Cahyono melaksanakan pendampingan penyemprotan hama pengerat daun dengan menggunakan racun reagen merah di lahan milik Dirman anggota kelompok tani Tekad Bersama yang dikepalai Rukimin.

Penyemprotan dilakukan bersama petugas PPL Sabar Gunawan dengan luas lahan 12 rante yang berada di Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Rabu (19/04/2017).

Serda Budi Cahyono mengatakan bahwa Kodim Polmas bersama kelompok tani melaksanakan sosialisasi untuk mengajak para petani proaktif menanggulangi serangan hama ulat pengulung daun maupun hama tanaman yang lainnya seperti tikus dan wereng sebagai antisipasi pengendalian hama yang menyerang tanaman padi.

Beliau juga menghimbau kepada para petani untuk melakukan penyemprotan secara serentak guna mengendalikan serangan hama tersebut. Bila penyemprotan dilakukan bersama-sama serentak maka hama ulat tidak akan berpindah ke sawah yang di sekitarnya. (sdc/Penrem 022/PT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *