Ragam

Perlu Sinergitas Stakeholder Dalam Mengembangkan Kawasan Danau Toba

Sumutdaily.com | Samosir ~ Danau Toba salah satu kawasan yang menjadi perhatian pemerintah pusat maupun daerah. Adanya keinginan keras dari Pemerintah Pusat menggenjot sektor pariwisata di kawasan Danau Toba, menjadi­kan kawasan ini wajib dan harus dikonservasi, sehingga layak menjadi daerah tujuan wisata.
 
Menjadikan Danau Toba sebagai daerah tujuan wisata, tentunya banyak hal yang harus kita benahi, salah satunya sarana dan prasarananya. Untuk itu diperlukan sinergitas antara semua pemangku kepentingan (stakeholder) dalam mengembangkan kawasan wisata ini karena dinilai dapat menjadi Destinasi Wisata terbaik di dunia.
 
Hal ini dikemukakan Wagubsu Brigjen (Purn) DR Hj Nurhajizah Marpaung SH MH, saat menerima kunjungan Badan Pelaksana Badan Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Kawasan Danau Toba yang diketuai Ir Ardhi Kusno di ruang kerjanya lantai 9 Kantor Gubsu Jalan Dipenegoro Medan.
 
Turut hadir Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Badan Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Kawasan Danau Toba Ir Yusran Syahri MSi,
Kepala Sekretariat Drs. Rachmad Karo-Karo, Kepala Pusdata Ir Masdin Girsang MSi dan rombongan serta mewakili Dinas Kominfo dan mewakili Dinas Lingkungan Hidup. “Perlu adanya investor yang dapat sekaligus membangun kawasan wisata Danau Toba dalam waktu yang bersamaan,“ ujar Wagubsu.
 
Disamping itu diharapkan dengan adanya kawasan wisata Danau Toba, juga dapat menarik para wisatawan untuk berkunjung ke daerah wisata lainnya yang ada di Provinsi Sumatera Utara. “Perlu adanya sumbangsih pemikiran dari para stakeholder bagaimana caranya para wisatawan saat berkunjung ke Danau Toba juga dalam satu waktu perjalanan dapat berkinjung ke tempat wisata lainnya,” pungkas Nurhajizah.
 
Pada kesempatan yang sama Ketua Harian Badan Pelaksana Badan Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Kawasan Danau Toba Ir Ardhi Kusno, menyampaikan, pihaknya terus melakukan upaya-upaya dalam hal pengelolaan ekosistem Danau Toba. “Melalui konservasi, diharapkan kawasan Danau Toba tetap lestari dengan keasriannya dan tetap menjadi daya tarik kunjungan wisata utama bagi Indonesia,” ujar Ardhi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *