Ekonomi

Pembangunan Stagnan, Bupati Asahan Kecewa

Sumutdaily | Asahan ~ Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang mengaku kecewa terhadap pembangunan di 2016. Kekecewaan itu disebabkan banyaknya kegiatan pembangunan yang tidak terlaksana dan tidak searah dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Asahan 2010-2015.

“Pembangunan di 2016 tidak menggembirakan saya. Selama masa transisi kepemimpinan kepala daerah pada proses (Pilkada) pemilihan kepala daerah 2015, seharusnya kegiatan pembangunan melanjutkan RPJMD 2010-2015,” kata Taufan dalam acara Ekspos Informasi Laporan Pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Asahan 2016, di Kisaran.

Taufan menilai, hasil pembangunan di 2016 stagnan. Banyak kegiatan pembangunan ditunda dan tidak terlaksana, mengakibatkan kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi.
Di antaranya, bantuan ternak kepada kelompok tani yang tidak terealisasi, akibat kesalahan administrasi, jenis ternak yang tidak sesuai dengan daerah maupun salah sasaran. “Banyak keluhan masyarakat yang saya dengar. Padahal, RPJMD merupakan terjemahan visi misi kepala daerah, yang telah dijanjikan kepada masyarakat saat masa kampanye pemilihan kepala daerah dan harus dilaksanakan,” ujarnya.

Untuk itu, Taufan berpesan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) supaya menyingkronkan seluruh usulan kegiatan sesuai dengan RPJMD setiap kali menyusun rencana kerja pembangunan daerah Kabupaten Asahan. “Pembangunan harus bisa menyahuti dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sesuai dengan RPJMD 2016-2021, program prioritas pembangunan difokuskan pada 4 bidang yakni bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan pertanian. Untuk pembangunan infrastruktur mengacu pada pola 12 13, dimana pembangunan dilakukan secara bertahap, tidak sekaligus dilakukan di 25 kecamatan se Kabupaten Asahan.

“Misal, 2017 pembangunan infrastruktur akan dilakukan di 12 kecamatan. Sementara 13 kecamatan lainnya difokuskan pada kegiatan non infrastruktur. Dan begitu seterusnya. Supaya pembangunan lebih fokus, tepat sasaran, sekaligus mempermudah pengawasan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ekspos Informasi LPPD, Sofyan, mengatakan, tujuan penyelenggaraan LPPD bertujuan untuk memberikan informasi yang objektif kepada masyarakat. Kegiatan itu juga sekaligus menjadi objek evaluasi secara lengkap, mencerminkan kinerja pemerintah daerah Kabupaten Asahan selama 1 tahun anggaran pada 2016. (azhar nasution)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *