Peristiwa

Polres Asahan Gelar Operasi Kancil 2017. Ini Hasilnya

Sumutdaily | Asahan ~ Polres Asahan menggelar razia dengan nama Operasi Kancil 2017. Operasi tersebut digelar mulai tanggal 14 Februari hingga 28 Februari 2017.

Dalam gelar operasi kancil di Mapolres Asahan, Rabu (1/3/2017) personil Polres Asahan berhasil menyita 16 unit sepeda motor diduga hasil tindak pidana pencurian.

Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK melalui Sat Reskrim AKP Bayu Putra Samara mengatakan, Operasi Kancil ini digelar untuk melihat kelengkapan surat kendaraan para pengendara. Tak hanya itu, operasi ini juga diselenggarakan demi terciptanya Kamtibmas, yang aman dan kondusif.

Kasat Reskrim, AKP Bayu Putra Samara, Kamis (2/3/2017) mengatakan, ada 16 unit sepeda motor diduga hasil tindak pidanan pencurian yang di. Tujuh unit disita melalui penindakan Unit Jatanras, dengan mengamankan 5 tersangka. Sementara 9 unit sepeda motor lainnya, melalui penindakan Polsek Polsek jajaran Polres Asahan.

Adapun ke 5 tersangka yang diamankan Unit Jatanras yang dipimpin IPDA Khomaini yakni, AS alias PA (21) warga Jalan Kasuari, Kelurahan Tegal Sari Kecamatan Kota Kisaran Timur. JP (18) warga Lingkungan II, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, NM (39) warga Dusun II, Desa Air Putih, Kecamatan Silo Laut dan pasangan suami istri (Pasutri) PS (40) dan SR (38) warga Dusun IV Desa Pasar Lembu Kecamatan Air Joman.

Bayu mengungkapkan, sebanyak 3 unit sepeda motor diamankan dari Pasutri SR dan PS. Pasutri tersebut diduga sebagai penadah sepeda motor yang dijual para pelaku pencurian. “Kasusnya masih kita dalami. Karena, pengakuan tersangka, ada juga sepeda motor gadaian. Ada juga sepeda motor yang nomor rangka dan nomor mesinnya sudah dirusak, sehingga tidak sesuai lagi dengan nomor aslinya,” ungkapnya.

Bayu mengatakan, terbongkarnya kasus penadahan tersebut berawal dari informasi masyarakat tentang adanya pasutri yang diduga menampung sepeda motor curian maupun gadaian. “Pasutri tersebut diringkus dirumahnya, Sabtu (25/2/2017),” ujar Bayu.

Sementar itu ketiga tersangka lainnya, lanjut Bayu, ditangkap secara terpisah. Dari tangan AS dan JP, masing-masing berhasil disita 3 unit sepeda motor hasil tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh kedua tersangka. ”Sementara dari NM, berhasil disita 1 unit sepeda motor. Terkait 9 unit sepeda motor dan tersangka hasil penidakan Polsek Polsek masih dalam penyelidikan Polsek,” katanya.

Bayu menegaskan, bahwa pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan terhadap masih maraknya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, baik yang dilakukan dengan kekerasan maupun tidak, di wilayah hukum Polres Asahan.

“Tentunya kasus ini menjadi fokus perhatian Polres Asahan. Dan semaksimal kita berupaya melakukan antisipasi dini, mencegah terjadinya tindakan kriminal. Untuk itu, diperlukan kerjasama yang baik dari masyarakat,” pungkasnya.

“Pada kesempatan ini kami mohon kepada seluruh masyarat agar pada saat bepergian atau memarkirkan sepeda motor agar terlebih dahulu mengunci setang dan tidak menaruk sembarang tempat. sekali lagi kami mengimbau jika masyarakat merasa ada kehilangan sepeda motor agar segera datang ke Mapolres Asahan dan membawa kelengkapan surat.surat kendaraan,” Pungkas Bayu. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *