Peristiwa

Terkait Brimob Dipecat Ngadu ke Jokowi, Ini Kata Polda Sumut

Sumutdaily | Medan ~ Polda Sumatera Utara (Sumut) mengeluarkan klarifikasi terkait pernyataan anggota Brimob yang dipecat dan mengadu ke Presiden Jokowi, Rinton Girsang. Melalui Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Polda Sumut menyatakan pemberhentian terhadap Brigadir Rinton Girsang sudah sesuai prosedur.

“Dengan beredarnya video di media sosial sehubungan dengan video mantan Brimob tersebut bahwa Pemberhentian Dengan Hormat terhadap Brigadir Rinton Girsang sesuai dengan prosedur yang berlaku di institusi Polri,” tegas Nainggolan.

Dijelaskannya, dari hasil rakor yang dilaksanakan pada tanggal 23 Mei 2011 bertempat di ruang kerja Karo SDM Polda Sumut yang dihadiri oleh Karo SDM, Kabid Kum, Kabid Dokkes dan Kabag Psikologi Ro SDM tentang adanya temuan wasrik Itwasum Polri tahap II TA 2011 pada tanggal 11 Mei 2011 di Polda Sumut mengenai anggota yang bermasalah di bidang kesehatan agar diterbitkan kejelasan status kesehatannya apakah kesehatan jasmani/rohani yang bersangkutan masih cakap atau tidak dalam melaksanakan tugas di semua jabatan.

Kesimpulan rapat waktu itu, beber Nainggolan, yakni agar diinventarisir kembali anggota yang bermasalah di bidang kesehatan dan bagi anggota yang tidak cakap lagi melaksanakan tugas mengacu pada pasal 8 PP RI No.1 tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri yaitu anggota Polri yang diberhentikan dengan hormat apabila berdasarkan Surat Keterangan Badan Pemeriksaan Kesehatan, personel dinyatakan, tidak dapat bekerja lagi dalam semua jabatan karena kesehatannya.

Kedua, menderita penyakit atau mengalami gangguan jiwa yang berbahaya pada dirinya dan atau organisasi Polri dan atau lingkungan kerjanya, karena Rinton Girsang, mantan anggota Sat Brimob Polda Sumut diperoleh hasil diagnosa yang bersangkutan menderita penyakit Skizoprenia Paranoid dengan relaps 3 kali dan dinyatakan stakes 4, serta disimpulkan tidak memenuhi syarat medis untuk mengikuti penugasan sebagai anggota Polri dengan saran/rekomendasi pensiun dini.

Jadi, kata Nainggolan, tanggal 14 Juli 2012, Kasat Brimob Polda Sumut mengirimkan surat kepada Kapolda Sumut No.B/880/VII/2012/Satbrimob perihal mengirimkan berkas personel atas nama; Rinton Girsang, NRP 81120371 dan pada tanggal 31 Januari 2013 telah diterbitkan surat No.Kep/78A/I/2013 tentang Pemberhentian Dengan Hormat (PDH) atas nama Rinton Girsang, mantan anggota Sat Brimob Polda Sumut dan pada tanggal 31 Januari 2013, telah diterbitkan Keputusan Kapolda Sumut No.Kep/95/I/2013 tentang Pemberian Pensiun mantan anggota Brimob Polri atas nama Rinton Girsang, mantan anggota Brimob Polda Sumut.

“Anggota yang bersangkutan tersebut masih menerima tunjangan tiap bulannya sesuai PP No.20 tahun 2012 sampai tahun 2024,” sebutnya. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *