Sumut Today

Tahun 2016, 19 Orang Penderita HIV/AIDS Meninggal di Asahan

Sumutdaily | Asahan ~ Sepanjang tahun 2016, 19 orang penderita HIV/AIDS di Asahan meninggal dunia.

Kepala Seksi (Kasie) Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit (Kasi P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan, Safrin Sanja, Senin (30/1/2017) mengatakan, dari jumlah 85 orang dengan HIV/AIDS itu di antaranya 19 telah meninggal dunia.

“Dimana ada 66 orang di luar sana terkena penyakit yang belum ada obatnya itu masih berkeliaran walaupun telah kita data. Namun kita tau ada yang belum terdata di luar sana, di mana biasanya yang belum terdata sudah terjangkit, tapi belum menampakan penyakit HIV/AIDS itu di tubuhnya,” sebut Safrin.

Dia juga menjelaskan, pihak Dinkes terus memberikan pendampingan atau assement kepada penderita HIV/AIDS yang bertujuan merangkul mereka agar dapat mewujudkan pola hidup sehat.

“Mereka juga kita berikan arahan dampak dari penyakit tersebut, sehingga Orang Dengan HIV/ AIDS atau biasa kita sebut ODHA ini tidak menularkan penyakit itu kepada orang lain,” paparnya.

Dia menegaskan, sebab dari hasil assement diketahui ODHA yang terdata telah diberikan arahan agar tidak melakukan seks bebas.

Walaupun pihaknya tidak dapat memantau mereka setiap harinya dan melalui seks bebas cara paling efektif penyebaran virus ini, sehingga berharap para ODHA dapat menerapkan hidup sehat.

Sementara itu angka tertinggi penderita HIV/AIDS di Asahan, sebanyak 14 orang di Kecamatan Kisaran Timur meninggal 1 orang , Kecamatan Kisaran Barat 8 orang dan meninggal 1 orang. Kecamatan Simpang Empat 6 orang diketahui meninggal 2 orang dan peringkat keempat tertinggi di Kecamatan Air Joman sebanyak 5 orang, serta beberapa kecamatan lainnya. (sdc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *